Misykatul Mashabih — Hadis #50308

Hadis #50308
وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: إِنَّمَا كَانَتِ الْمُتْعَةُ فِي أول الْإِسْلَام كَانَ الرجل يقدم الْبَلدة لَيْسَ لَهُ بِهَا مَعْرِفَةٌ فَيَتَزَوَّجُ الْمَرْأَةَ بِقَدْرِ مَا يرى أَنَّهُ يُقِيمُ فَتَحْفَظُ لَهُ مَتَاعَهُ وَتُصْلِحُ لَهُ شَيَّهُ حَتَّى إِذَا نَزَلَتِ الْآيَةُ (إِلَّا عَلَى أَزوَاجهم أَو مَا ملكت أَيْمَانهم) قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: فَكُلُّ فَرْجٍ سِوَاهُمَا فَهُوَ حرَام. رَوَاهُ التِّرْمِذِيّ
Dari Ibnu Abbas ia berkata: Mut’ah hanya dilakukan pada awal Islam. Seorang laki-laki akan datang ke suatu kota tanpa sepengetahuannya, dan dia akan menikahi wanita-wanita sesuai keinginannya. Dia tinggal, maka kamu titipkan harta bendanya dan perbaiki barang-barangnya sampai ayat tersebut diturunkan (kecuali istri-istri mereka atau tangan kanannya yang memilikinya) Ibnu Abbas: Segala hubungan seksual selain mereka dilarang. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi
Diriwayatkan oleh
Ibnu Abbas (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 13/3158
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 13: Bab 13
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait