Misykatul Mashabih — Hadis #51097
Hadis #51097
عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ: جَاءَ ابْنُ النَّوَّاحَةِ وَابْنُ أُثَالٍ رَسُولَا مُسَيْلِمَةَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُمَا: «أَتَشْهَدَانِ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ؟» فَقَالَا: نَشْهَدُ أَنَّ مُسَيْلِمَةَ رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «آمَنْتُ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَلَوْ كُنْتُ قَاتِلًا رَسُولًا لَقَتَلْتُكُمَا» . قَالَ عَبْدُ اللَّهِ: فَمَضَتِ السُّنَّةُ أَنَّ الرَّسول لَا يُقتَلُ. رَوَاهُ أَحْمد
Atas wewenang Ibnu Masoud, dia berkata: Ibnu al-Nawahah dan Ibnu Athal datang sebagai utusan Muslim kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan dia berkata kepada mereka: "Apakah kamu bersaksi? Apakah aku Utusan Tuhan? Mereka berkata: Kami bersaksi bahwa Musaylimah adalah Utusan Tuhan. Kemudian Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: "Saya beriman kepada Tuhan." Dan Utusan-Nya, dan jika aku adalah pembunuh seorang Utusan, niscaya aku akan membunuh kalian berdua.” Abdullah berkata: Sunnah menyatakan bahwa Rasulullah tidak boleh dibunuh. Diriwayatkan oleh Ahmed
Sumber
Misykatul Mashabih # 19/3984
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 19: Bab 19
Topik:
#Mother