Misykatul Mashabih — Hadis #51437
Hadis #51437
وَعَن معاذِ بن أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " مَنْ أَكَلَ طَعَامًا ثُمَّ قَالَ: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا الطَّعَامَ وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ". رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَزَادَ أَبُو دَاوُدَ: " وَمَنْ لَبِسَ ثَوْبًا فَقَالَ: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ "
Dari hadis Muadh bin Anas bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa makan makanan lalu berkata: Segala puji bagi Tuhan yang memberiku makanan ini dan memberiku makanan ini.” Tanpa kuasa atau kekuatan apa pun dari saya, dosa-dosanya yang lalu telah diampuni.” Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi, dan Abu Dawud menambahkan: “Dan siapa pun yang mengenakan pakaian, Dia berkata: Segala puji bagi Tuhan yang telah membekaliku dengan ini dan membekaliku dengannya tanpa ada daya dan kekuatan dari pihakku. Dia diampuni dosa-dosanya yang lalu dan yang akan datang.
Sumber
Misykatul Mashabih # 22/4343
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 22: Bab 22