Misykatul Mashabih — Hadis #51703
Hadis #51703
عَن أبي رزين العقيليِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «رُؤْيَا الْمُؤْمِنِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنَ النُّبُوَّةِ وَهِيَ عَلَى رِجْلِ طَائِرٍ مَا لَمْ يُحَدِّثْ بِهَا فَإِذَا حَدَّثَ بِهَا وَقَعَتْ» . وَأَحْسِبُهُ قَالَ: «لَا تُحَدِّثْ إِلَّا حَبِيبًا أَوْ لَبِيبًا» . رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَفِي رِوَايَةِ أَبِي دَاوُدَ قَالَ: «الرُّؤْيَا عَلَى رِجْلِ طَائِرٍ مَا لَمْ تُعْبَرْ فَإِذَا عُبِرَتْ وَقَعَتْ» . وَأَحْسِبُهُ قَالَ: «وَلَا تَقُصَّهَا إِلَّا عَلَى وَادٍّ أَوْ ذِي رأيٍ»
Dari Abu Razin Al-Uqaili beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: “Penglihatan seorang mukmin adalah salah satu dari empat puluh enam bagian kenabian, dan didasarkan pada kaki seekor burung, selama dia tidak membicarakannya, tetapi jika dia membicarakannya maka ia akan terjatuh.” Saya pikir dia berkata: “Jangan berbicara dengan siapa pun kecuali dengan kekasih atau orang yang cerdas.” Dia menceritakannya Al-Tirmidzi dalam riwayat Abu Dawud mengatakan: “Penglihatan kaki burung adalah selama tidak lewat, maka bila lewat maka terjadilah.” Dan menurutku dia berkata: “Dan janganlah kamu menceritakannya kecuali kepada orang yang ramah atau mempunyai pendapat.”
Diriwayatkan oleh
Abu Razin al-Uqaili (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 24/4622
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 24: Bab 24
Topik:
#Mother