Misykatul Mashabih — Hadis #52032
Hadis #52032
وَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " جَاءَ مَلَكُ الْمَوْتِ إِلَى مُوسَى ابْنِ عِمْرَانَ فَقَالَ لَهُ: أَجِبْ رَبَّكَ ". قَالَ: «فَلَطَمَ مُوسَى عَيْنَ مَلَكَ الْمَوْتِ فَفَقَأَهَا» قَالَ: " فَرَجَعَ الْمَلَكُ إِلَى اللَّهِ فَقَالَ: إِنَّكَ أَرْسَلْتَنِي إِلَى عَبْدٍ لَكَ لَا يُرِيدُ الْمَوْتَ وَقَدْ فَقَأَ عَيْنِي " قَالَ: " فَرَدَّ اللَّهُ إِلَيْهِ عَيْنَهُ وَقَالَ: ارْجِعْ إِلَى عَبْدِي فَقُلْ: الْحَيَاةَ تُرِيدُ؟ فَإِنْ كُنْتَ تُرِيدُ الْحَيَاةَ فَضَعْ يَدَكَ عَلَى مَتْنِ ثَوْرٍ فَمَا تَوَارَتْ يَدُكَ مِنْ شَعْرِهِ فَإِنَّكَ تَعِيشُ بِهَا سَنَةً قَالَ: ثُمَّ مَهْ؟ قَالَ: ثُمَّ تَمُوتُ. قَالَ: فَالْآنَ مِنْ قَرِيبٍ رَبِّ أَدْنِنِي مِنَ الْأَرْضِ الْمُقَدَّسَةِ رَمْيَةً بِحَجَرٍ ". قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «وَاللَّهِ لَوْ أَنِّي عِنْدَهُ لَأَرَيْتُكُمْ قَبْرَهُ إِلَى جَنْبِ الطَّرِيقِ عِنْدَ الْكَثِيبِ الْأَحْمَرِ» . مُتَّفق عَلَيْهِ
Atas wewenangnya, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Malaikat Maut mendatangi Musa Ibnu Imran dan berkata kepadanya: Jawablah Tuhanmu.” Beliau bersabda, “Kemudian Musa memukul mata malaikat maut itu dan mematikannya.” Dia berkata: “Kemudian raja kembali kepada Tuhan dan berkata: Anda telah mengirim saya kepada seorang hamba Anda yang tidak ingin mati. Jadi dia mencungkil mataku. Dia berkata: Kemudian Allah mengembalikan pandangannya kepadanya dan berfirman: Kembalilah kepada hamba-Ku dan katakan: Apakah kamu menginginkan kehidupan? Jika kamu ingin hidup, maka letakkanlah tanganmu di punggung seekor lembu jantan, dan berapa pun bulu yang disembunyikan tanganmu, niscaya kamu akan hidup di dalamnya selama satu tahun. Dia berkata: Lalu apa? Dia berkata: Lalu kamu mati. Dia berkata: Sekarang, Tuhanku, dekatkan aku. Dari Tanah Suci, hanya sepelemparan batu.” Rasulullah SAW bersabda: “Demi Tuhan, jika aku bersamanya, aku akan menunjukkan kepadamu kuburannya di sebelah jalan menuju Bukit Pasir Merah.” Disepakati
Sumber
Misykatul Mashabih # 28/5713
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 28: Bab 28