Misykatul Mashabih — Hadis #52246

Hadis #52246
وَعَن ابْن عبَّاس قَالَ تَشَاوَرَتْ قُرَيْشٌ لَيْلَةً بِمَكَّةَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ إِذَا أَصْبَحَ فَأَثْبِتُوهُ بِالْوِثَاقِ يُرِيدُونَ النَّبِيَّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسلم وَقَالَ بَعْضُهُمْ بَلِ اقْتُلُوهُ وَقَالَ بَعْضُهُمْ بَلْ أَخْرِجُوهُ فَأطلع الله عز وَجل نَبِيَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى ذَلِكَ فَبَاتَ عَليّ عَلَى فِرَاشِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِلْكَ اللَّيْلَةَ وَخَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى لَحِقَ بِالْغَارِ وَبَاتَ الْمُشْرِكُونَ يَحْرُسُونَ عَلِيًّا يَحْسَبُونَهُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا أَصْبحُوا ثَارُوا إِلَيْهِ فَلَمَّا رَأَوْا عَلِيًّا رَدَّ اللَّهُ مَكْرَهُمْ فَقَالُوا أَيْنَ صَاحِبُكَ هَذَا قَالَ لَا أَدْرِي فَاقْتَصُّوا أَثَرَهُ فَلَمَّا بَلَغُوا الْجَبَلَ اخْتَلَطَ عَلَيْهِمْ فَصَعِدُوا فِي الْجَبَلَ فَمَرُّوا بِالْغَارِ فَرَأَوْا عَلَى بَابِهِ نَسْجَ الْعَنْكَبُوتِ فَقَالُوا لَوْ دَخَلَ هَاهُنَا لَمْ يَكُنْ نَسْجُ الْعَنْكَبُوتِ عَلَى بَابِهِ فَمَكَثَ فِيهِ ثَلَاثَ لَيَال. رَوَاهُ أَحْمد
Berdasarkan riwayat Ibnu Abbas, beliau berkata: Suatu malam kaum Quraisy bermusyawarah di Mekah, dan sebagian dari mereka berkata, “Jika pagi tiba, amankanlah dengan jaminan.” Mereka menginginkan Nabi, semoga doa dan damai Allah besertanya, dan dia berkata. Ada di antara mereka yang berkata, “Lebih baik bunuh dia,” dan ada pula yang berkata, “Lebih baik, usir dia.” Maka Tuhan Yang Maha Esa memberi tahu Nabi-Nya, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, tentang hal itu, sehingga tetap ada. Ali berada di tempat tidur Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, malam itu, dan Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, keluar sampai dia mencapai gua, dan orang-orang musyrik tetap menjaganya. Ali, mereka mengira dia adalah Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Ketika mereka bangun di pagi hari, mereka memberontak melawannya, dan ketika mereka melihat Ali Allah menolak tipu daya mereka, lalu mereka berkata, “Di manakah temanmu ini?” Dia berkata, “Saya tidak tahu.” Maka mereka mencari jejaknya, dan sesampainya di gunung, mereka menjadi bingung, maka mereka mendaki gunung itu dan melewatinya. Di dalam gua, mereka melihat di pintunya ada jaring laba-laba, dan mereka berkata, “Seandainya dia masuk ke sini, jaring laba-laba tidak akan ada di pintunya.” Jadi dia tetap tinggal. Ada tiga malam di dalamnya. Diriwayatkan oleh Ahmed
Diriwayatkan oleh
Ibnu Abbas (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 29/5934
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 29: Bab 29
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait