Misykatul Mashabih — Hadis #52262
Hadis #52262
وَعَنْ أَبِي الْجَوْزَاءِ قَالَ: قُحِطَ أَهْلُ الْمَدِينَةِ قَحْطًا شَدِيدًا فَشَكَوْا إِلَى عَائِشَةَ فَقَالَتْ: انْظُرُوا قبر النَّبِي صلى الله عَلَيْهِ وَسلم فاجعلوا مِنْهُ كُوًى إِلَى السَّمَاءِ حَتَّى لَا يَكُونَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ السَّمَاءِ سَقْفٌ فَفَعَلُوا فَمُطِرُوا مَطَرًا حَتَّى نَبَتَ الْعُشْبُ وَسَمِنَتِ الْإِبِلُ حَتَّى تَفَتَّقَتْ مِنَ الشَّحْمِ فَسُمِّيَ عَامَ الْفَتْقِ. رَوَاهُ الدَّارِمِيُّ
Dari hadis Abu al-Jawza, beliau bersabda: Penduduk Madinah mengalami kekeringan yang parah, sehingga mereka mengadu kepada Aisha, dan dia berkata: Lihatlah makam Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dan buatlah sebagian darinya. Dia membuat jendela-jendela yang menghadap ke langit sehingga tidak ada langit-langit antara dirinya dan langit. Maka mereka berbuat demikian, dan turunlah hujan hingga rumput tumbuh dan unta-unta menjadi gemuk. Sampai lemaknya pecah, disebut tahun hernia. Diriwayatkan oleh Al-Darimi
Diriwayatkan oleh
Abul Jauza (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 29/5950
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 29: Bab 29
Topik:
#Death