Misykatul Mashabih — Hadis #52263
Hadis #52263
وَعَن سعيد بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ قَالَ: لَمَّا كَانَ أَيَّامُ الْحَرَّةِ لَمْ يُؤَذَّنْ فِي مَسْجِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثًا وَلَمْ يُقَمْ وَلَمْ يَبْرَحْ سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيَّبِ الْمَسْجِدَ وَكَانَ لَا يَعْرِفُ وَقْتَ الصَّلَاةِ إِلَّا بِهَمْهَمَةٍ يَسْمَعُهَا مِنْ قَبْرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. رَوَاهُ الدَّارمِيّ
Atas wewenang Saeed bin Abdul Aziz, dia berkata: Pada hari-hari panas, azan tidak dikumandangkan di masjid Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, selama tiga hari, dan Saeed tidak berdiri atau pergi. Ibnu Al-Musayyab membangun masjid tersebut, dan dia tidak mengetahui waktu sholat kecuali melalui gumaman yang dia dengar dari makam Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Salam sejahtera baginya. Diriwayatkan oleh Al-Darimi
Diriwayatkan oleh
Sa'id bin 'Abd Al 'Aziz (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 29/5951
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 29: Bab 29