Misykatul Mashabih — Hadis #52289
Hadis #52289
وَعَنْ أَبِي مُوسَى عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: «إِنَّ اللَّهَ إِذَا أَرَادَ رَحْمَةَ أُمَّةٍ مِنْ عِبَادِهِ قَبَضَ نَبِيَّهَا قَبْلَهَا فَجَعَلَهُ لَهَا فَرَطًا وَسَلَفًا بَيْنَ يَدَيْهَا وَإِذَا أَرَادَ هَلَكَةَ أُمَّةٍ عَذَّبَهَا وَنَبِيُّهَا حَيٌّ فَأَهْلَكَهَا وَهُوَ يَنْظُرُ فَأَقَرَّ عَيْنَيْهِ بِهَلَكَتِهَا حِينَ كذَّبُوه وعصَوْا أمره» . رَوَاهُ مُسلم
Atas wewenang Abu Musa, atas wewenang Nabi Muhammad SAW, bahwa beliau bersabda: “Sesungguhnya apabila Allah menghendaki rahmat bagi suatu umat hamba-Nya, maka Dia akan membawa nabinya ke hadapannya.” Maka Dia jadikan baginya suatu sarana dan kemajuan di hadapan tangannya, dan jika dia ingin menghancurkan suatu kaum, maka Dia menghukumnya ketika nabinya masih hidup, kemudian menghancurkannya sambil dia melihatnya dan kaum itu menyetujuinya. Matanya rusak ketika mereka berbohong dan tidak menaati perintahnya. Diriwayatkan oleh Muslim
Sumber
Misykatul Mashabih # 29/5977
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 29: Bab 29