Bulughul Maram — Hadis #53052
Hadis #53052
وَعَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَينٍ قَالَ : جَاءَ رَجُلٌ إِلَى اَلنَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم -فَقَالَ : { إِنَّ اِبْنَ اِبْنِي مَاتَ , فَمَا لِي مِنْ مِيرَاثِهِ ? فَقَالَ : " لَكَ اَلسُّدُسُ " فَلَمَّا وَلَّى دَعَاهُ، فَقَالَ: "لَكَ سُدُسٌ آخَرُ" فَلَمَّا وَلَّى دَعَاهُ. فَقَالَ : " إِنَّ اَلسُّدُسَ اَلْآخَرَ طُعْمَةٌ } رَوَاهُ أَحْمَدُ وَالْأَرْبَعَةُ , وَصَحَّحَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ 11 - ضعيف . رواه أحمد ( 4 / 428 - 429 ) ، وأبو داود ( 2896 ) ، والنسائي في " الكبرى " ( 4 / 73 ) ، والترمذي ( 2099 ) من طريق قتادة ، عن الحسن ، عن عمران ، به . وقال الترمذي : " حديث حسن صحيح " . قلت : كيف وقتادة والحسن مدلسان ؟ ! وانظر التعليق التالي . " تنبيه " : عزو الحافظ الحديث للأربعة وهم إذ لم يروه ابن ماجه.
Dari wewenang Imran bin Husain, dia berkata: Seorang laki-laki mendatangi Nabi - semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian - dan berkata: {Anak laki-laki saya telah meninggal, jadi apa yang saya miliki dari warisannya? Dia berkata: “Kamu mempunyai seperenam.” Ketika dia pergi, dia memanggilnya, dan dia berkata: “Kamu punya yang keenam lagi.” Ketika dia pergi, dia meneleponnya. Beliau bersabda, “Yang keenam adalah makanan.” Diriwayatkan oleh Ahmad. Dan yang keempat, dan itu disahkan oleh Al-Tirmidzi 1 - Lemah. Diriwayatkan oleh Ahmad (4/428 - 429), Abu Dawud (2896), Al-Nasa’i dalam “Al-Kubra” (4/73), dan Al-Tirmidzi (2099) melalui Qatada, atas wewenang Al-Hasan, atas wewenang Imran, dengannya. Al-Tirmidzi berkata: “Hadits yang hasan dan shahih.” Saya bertanya: Bagaimana Qatada dan Al-Hasan bisa menjadi Mudalis? ! Lihat komentar berikut. “Peringatan”: Hafiz mengaitkan hadis tersebut dengan keempatnya sebagai ilusi, karena Ibnu Majah tidak meriwayatkannya.
Diriwayatkan oleh
Imran bin Husain (RA)
Sumber
Bulughul Maram # 7/949
Kategori
Bab 7: Bab 7