Muwaththa Malik — Hadis #34621
Hadis #34621
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ، كَانَ يُكَبِّرُ فِي الصَّلاَةِ كُلَّمَا خَفَضَ وَرَفَعَ . وَحَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ نَافِعٍ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ، كَانَ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلاَةَ رَفَعَ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ رَفَعَهُمَا دُونَ ذَلِكَ .
Yahya meriwayatkan kepadaku dari Malik dari Ibnu Shihab dari Salim bin Abdullah bahwa Abdullah bin Umar biasa mengucapkan “Allah Maha Besar” dalam shalat setiap kali dia merendahkan dan meninggikan dirinya. Yahya meriwayatkan kepadaku dari Malik dari Nafi bahwa Abdullah bin Umar biasa mengangkat tangannya setinggi bahu ketika memulai shalat dan ketika dia mengangkat kepalanya dari ruku, dia mengangkatnya kurang dari itu.
Sumber
Muwaththa Malik # 3/166
Tingkat
Mauquf Sahih
Kategori
Bab 3: Shalat