Muwaththa Malik — Hadis #35812

Hadis #35812
حَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ مَالِكٍ، أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ بَيْعٍ وَسَلَفٍ ‏.‏ قَالَ مَالِكٌ وَتَفْسِيرُ ذَلِكَ أَنْ يَقُولَ الرَّجُلُ لِلرَّجُلِ آخُذُ سِلْعَتَكَ بِكَذَا وَكَذَا عَلَى أَنْ تُسْلِفَنِي كَذَا وَكَذَا ‏.‏ فَإِنْ عَقَدَا بَيْعَهُمَا عَلَى هَذَا فَهُوَ غَيْرُ جَائِزٍ فَإِنْ تَرَكَ الَّذِي اشْتَرَطَ السَّلَفَ مَا اشْتَرَطَ مِنْهُ كَانَ ذَلِكَ الْبَيْعُ جَائِزًا ‏.‏ قَالَ مَالِكٌ وَلاَ بَأْسَ أَنْ يُشْتَرَى الثَّوْبُ مِنَ الْكَتَّانِ أَوِ الشَّطَوِيِّ أَوِ الْقَصَبِيِّ بِالأَثْوَابِ مِنَ الإِتْرِيبِيِّ أَوِ الْقَسِّيِّ أَوِ الزِّيقَةِ أَوِ الثَّوْبِ الْهَرَوِيِّ أَوِ الْمَرْوِيِّ بِالْمَلاَحِفِ الْيَمَانِيَّةِ وَالشَّقَائِقِ وَمَا أَشْبَهَ ذَلِكَ الْوَاحِدُ بِالاِثْنَيْنِ أَوِ الثَّلاَثَةِ يَدًا بِيَدٍ أَوْ إِلَى أَجَلٍ وَإِنْ كَانَ مِنْ صِنْفٍ وَاحِدٍ فَإِنْ دَخَلَ ذَلِكَ نَسِيئَةٌ فَلاَ خَيْرَ فِيهِ ‏.‏ قَالَ مَالِكٌ وَلاَ يَصْلُحُ حَتَّى يَخْتَلِفَ فَيَبِينَ اخْتِلاَفُهُ فَإِذَا أَشْبَهَ بَعْضُ ذَلِكَ بَعْضًا وَإِنِ اخْتَلَفَتْ أَسْمَاؤُهُ فَلاَ يَأْخُذْ مِنْهُ اثْنَيْنِ بِوَاحِدٍ إِلَى أَجَلٍ وَذَلِكَ أَنْ يَأْخُذَ الثَّوْبَيْنِ مِنَ الْهَرَوِيِّ بِالثَّوْبِ مِنَ الْمَرْوِيِّ أَوِ الْقُوهِيِّ إِلَى أَجَلٍ أَوْ يَأْخُذَ الثَّوْبَيْنِ مِنَ الْفُرْقُبِيِّ بِالثَّوْبِ مِنَ الشَّطَوِيِّ فَإِذَا كَانَتْ هَذِهِ الأَجْنَاسُ عَلَى هَذِهِ الصِّفَةِ فَلاَ يُشْتَرَى مِنْهَا اثْنَانِ بِوَاحِدٍ إِلَى أَجَلٍ ‏.‏ قَالَ مَالِكٌ وَلاَ بَأْسَ أَنْ تَبِيعَ مَا اشْتَرَيْتَ مِنْهَا قَبْلَ أَنْ تَسْتَوْفِيَهُ مِنْ غَيْرِ صَاحِبِهِ الَّذِي اشْتَرَيْتَهُ مِنْهُ إِذَا انْتَقَدْتَ ثَمَنَهُ ‏.‏
Yahya meriwayatkan kepadaku dari Malik bahwa dia telah mendengar bahwa Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, melarang 'menjual dan meminjamkan'. Malik berkata, “Penjelasan maksudnya adalah seseorang berkata kepada yang lain, ‘Saya akan mengambil barangmu untuk ini dan itu jika kamu meminjamkanku ini dan itu.’ Jika mereka menyetujui transaksi dengan cara ini, maka hal itu tidak diperbolehkan. Jika orang yang memberi pinjaman itu meninggalkan ketentuannya, maka penjualannya diperbolehkan.” Malik berkata, “Tidak ada salahnya menukar kain linen dari Shata, dengan pakaian dari Itribi, atau Qass, atau Ziqa. Atau kain Herat atau Merv dengan jubah dan selendang Yaman dan sejenisnya satu untuk dua atau tiga, dari tangan ke tangan atau dengan syarat yang tertunda. Jika barangnya sejenis, dan ada penangguhan dalam transaksinya, maka tidak ada gunanya.” Malik berkata, “Tidak baik kecuali keduanya berbeda, dan jelas perbedaannya. Apabila keduanya mirip, meskipun namanya berbeda, janganlah mengambil dua baju yang tertunda waktunya, misalnya dua baju Herat untuk satu dari Merv atau Quhy yang tertunda waktunya, atau dua helai Furqub untuk satu dari Shata. Malik berkata, “Tidak ada salahnya menjual apa yang kamu beli berupa barang-barang tersebut, sebelum kamu menyelesaikan transaksinya, kepada orang lain selain dari siapa kamu membelinya, jika harganya dibayar dengan tunai.”
Sumber
Muwaththa Malik # 31/1357
Tingkat
Sahih Lighairihi
Kategori
Bab 31: Jual Beli
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Mother

Hadis Terkait