Mishkatul Mashabih — Hadis #39801
Hadis #39801
وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللّهُ عَنْهَا قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللّهِ ﷺ: «خُلِقَ كُلُّ إِنْسَانٍ مِنْ بَنِىْ ادَمَ عَلى سِتِّينَ وَثَلَاثِمِائَةِ مَفْصِلٍ فَمَنْ كَبَّرَ اللّهَ وَحَمِدَ اللّهَ وَهَلَّلَ اللّهَ وَسَبَّحَ اللّهَ وَاسْتَغْفَرَ اللّهَ وَعَزَلَ حَجَرًا عَنْ طَرِيقِ النَّاسِ أَوْ شَوْكَةً أَوْ عَظْمًا أَوْ أَمَرَ بِمَعْرُوفٍ أَوْ نَهى عَنْ مُنْكَرٍ عَدَدَ تِلْكَ السِّتِّينَ وَالثَّلَاثِمِائَةٍ فَإِنَّه يَمْشِىْ يَوْمَئِذٍ وَقَدْ زَحْزَحَ نَفْسَه عَنِ النَّارِ» . رَوَاهُ مُسْلِمٌ
Atas wewenang Aisyah radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Setiap manusia dari anak Adam diciptakan dengan enam puluh tiga ratus persendian, maka siapa pun yang bertumbuh, Dia memuji Allah, memuji Allah, mengagungkan Allah, memohon ampun kepada Allah, menyingkirkan batu, duri, tulang, atau suatu benda dari jalan manusia. Dengan apa yang benar atau melarang apa yang mungkar, jumlahnya tiga ratus enam puluh, maka dia akan terus berjalan. hari itu, setelah menjauhkan diri dari api neraka.” Diriwayatkan oleh Muslim
Diriwayatkan oleh
Aisyah (RA)
Sumber
Mishkatul Mashabih # 1898
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab : Bab 6