Musnad Ahmad — Hadis #44774

Hadis #44774
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ كَانَ عُمَرُ رَجُلًا غَيُورًا فَكَانَ إِذَا خَرَجَ إِلَى الصَّلَاةِ اتَّبَعَتْهُ عَاتِكَةُ ابْنَةُ زَيْدٍ فَكَانَ يَكْرَهُ خُرُوجَهَا وَيَكْرَهُ مَنْعَهَا وَكَانَ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اسْتَأْذَنَتْكُمْ نِسَاؤُكُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَلَا تَمْنَعُوهُنَّ‏.‏
Ismail bin Ibrahim menceritakan kepada kami, atas wewenang Yahya bin Abi Ishaq, atas wewenang Salem bin Abdullah, yang mengatakan: Umar adalah orang yang pencemburu, maka setiap kali dia keluar, Atika putri Zaid, mengikutinya untuk shalat. Dia benci dia pergi keluar dan benci mencegahnya. Dia biasa mengatakan bahwa Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, Dia, damai dan berkah besertanya, mengatakan: “Ketika wanita Anda meminta izin untuk berdoa, jangan menghalangi mereka.”
Diriwayatkan oleh
It Was
Sumber
Musnad Ahmad # 2/283
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Bab 2
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Prayer #Mother

Hadis Terkait