Musnad Ahmad — Hadis #45218
Hadis #45218
حَدَّثَنَا يَزِيدُ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ يَعْلَى بْنِ عَطَاءٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَسَارٍ، أَنَّ عَمْرَو بْنَ حُرَيْثٍ، عَادَ الْحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ لَهُ عَلِيٌّ أَتَعُودُ الْحَسَنَ وَفِي نَفْسِكَ مَا فِيهَا فَقَالَ لَهُ عَمْرٌو إِنَّكَ لَسْتَ بِرَبِّي فَتَصْرِفَ قَلْبِي حَيْثُ شِئْتَ قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَمَا إِنَّ ذَلِكَ لَا يَمْنَعُنَا أَنْ نُؤَدِّيَ إِلَيْكَ النَّصِيحَةَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ مُسْلِمٍ عَادَ أَخَاهُ إِلَّا ابْتَعَثَ اللَّهُ لَهُ سَبْعِينَ أَلْفَ مَلَكٍ يُصَلُّونَ عَلَيْهِ مِنْ أَيِّ سَاعَاتِ النَّهَارِ كَانَ حَتَّى يُمْسِيَ وَمِنْ أَيِّ سَاعَاتِ اللَّيْلِ كَانَ حَتَّى يُصْبِحَ قَالَ لَهُ عَمْرٌو وَكَيْفَ تَقُولُ فِي الْمَشْيِ مَعَ الْجِنَازَةِ بَيْنَ يَدَيْهَا أَوْ خَلْفَهَا فَقَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنَّ فَضْلَ الْمَشْيِ مِنْ خَلْفِهَا عَلَى بَيْنِ يَدَيْهَا كَفَضْلِ صَلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ فِي جَمَاعَةٍ عَلَى الْوَحْدَةِ قَالَ عَمْرٌو فَإِنِّي رَأَيْتُ أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَمْشِيَانِ أَمَامَ الْجِنَازَةِ قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنَّهُمَا إِنَّمَا كَرِهَا أَنْ يُحْرِجَا النَّاسَ.
Yazid menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami, atas wewenang Ali bin Ata, atas wewenang Abdullah bin Yasar, bahwa Amr bin Harits, mengembalikan Al-Hasan bin Ali Semoga Tuhan meridhoi dia. Kemudian Ali berkata kepadanya, “Apakah kamu akan terbiasa dengan keindahan ketika kamu berada di dalam jiwamu?” Amr berkata padanya, “Engkau bukan Tuhanku, maka bawalah hatiku kemanapun aku berada.” Apa pun yang kamu inginkan, Ali radhiyallahu 'anhu berkata, "Tapi itu tidak menghalangi kami untuk menasihatimu. Aku mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengatakan apa Jika seorang Muslim mengunjungi saudaranya, Tuhan mengirim baginya tujuh puluh ribu malaikat untuk mendoakannya dari jam berapa pun di siang hari. Di malam hari dan dari jam berapa malam itu sampai pagi. Amr berkata kepadanya: Dan bagaimana pendapatmu tentang berjalan dengan pemakaman di depannya atau di belakangnya? Lalu Ali bersabda: Semoga Allah meridhoinya. Keutamaan berjalan di belakangnya dibandingkan di depannya seperti keutamaan shalat wajib berjamaah daripada sendirian. Katanya Amr, karena aku melihat Abu Bakar dan Omar, radhiyallahu 'anhu, berjalan di depan pemakaman.
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin Yasar (RA)
Sumber
Musnad Ahmad # 5/754
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 5: Bab 5