Misykatul Mashabih — Hadis #48535

Hadis #48535
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: " إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عمله صلَاته فَإِن صلحت فقد أَفْلح وأنجح وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: نظرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ؟ فَيُكَمَّلُ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ ". وَفِي رِوَايَةٍ: «ثُمَّ الزَّكَاةُ مِثْلَ ذَلِك ثمَّ تُؤْخَذ الْأَعْمَال حسب ذَلِك» . رَوَاهُ أَبُو دَاوُد وَرَوَاهُ أَحْمد عَن رجل
Dari hadis Abu Hurairah beliau berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Yang pertama-tama seorang hamba akan dimintai pertanggungjawaban pada hari kiamat atas pekerjaannya adalah shalatnya, jika baik maka ia beruntung dan beruntung, tetapi jika rusak maka ia kecewa dan rugi, dan jika ada yang dikurangi dari kewajibannya, Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Tinggi berfirman: Lihatlah apakah dari-Ku wasiat seorang hamba? Dan di dalam riwayatnya: “Maka zakatnya seperti itu, lalu amalannya diambil sesuai dengan yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan diriwayatkan oleh Ahmad atas wewenang seorang laki-laki.
Sumber
Misykatul Mashabih # 4/1331
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 4: Bab 4
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait