Misykatul Mashabih — Hadis #48983
Hadis #48983
وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَا خَالَطَتِ الزَّكَاةُ مَالًا قَطُّ إِلَّا أَهْلَكَتْهُ» . رَوَاهُ الشَّافِعِيُّ وَالْبُخَارِيُّ فِي تَارِيخِهِ وَالْحُمَيْدِيُّ وَزَادَ قَالَ: يَكُونُ قَدْ وَجَبَ عَلَيْكَ صَدَقَةٌ فَلَا تُخْرِجْهَا فَيُهْلِكُ الْحَرَامُ الْحَلَالَ. وَقَدِ احْتَجَّ بِهِ من يرى تعلق الزَّكَاةِ بِالْعَيْنِ هَكَذَا فِي الْمُنْتَقَى
وَرَوَى الْبَيْهَقِيُّ فِي شُعَبِ الْإِيمَانِ عَنْ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ بِإِسْنَادِهِ إِلَى عَائِشَةَ. وَقَالَ أَحْمَدُ فِي «خَالَطَتْ» : تَفْسِيرُهُ أَنَّ الرَّجُلَ يَأْخُذُ الزَّكَاةَ وَهُوَ مُوسِرٌ أَو غَنِي وَإِنَّمَا هِيَ للْفُقَرَاء
Atas wewenang Aisyah radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Zakat tidak pernah tercampur dengan harta kecuali" Itu menghancurkannya. Diriwayatkan oleh Al-Syafi’i, Al-Bukhari dalam riwayatnya, dan Al-Humaydi, yang menambahkan: Bisa jadi kamu wajib bersedekah, maka jangan kamu bersedekah, nanti kamu binasa. Yang terlarang adalah yang diperbolehkan. Mereka yang meyakini bahwa zakat itu melekat pada harta, telah menyebutkan hal ini sebagai dalil dalam Al-Muntaqa, dan Al-Bayhaqi meriwayatkan dalam Shu’ab Al-Iman dari riwayat Ahmad bin Hanbal dengan risalahnya kepada Aisyah. Ahmad berkata dalam “Khalat”: Tafsirnya adalah seseorang mengambil zakat pada saat ia berkecukupan atau kaya, tetapi itu untuk orang miskin.
Sumber
Misykatul Mashabih # 6/1793
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 6: Bab 6