Misykatul Mashabih — Hadis #50614

Hadis #50614
وَعَن طَاوُوس عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ قُتِلَ فِي عِمِّيَّةٍ فِي رَمْيٍ يَكُونُ بَيْنَهُمْ بِالْحِجَارَةِ أَوْ جَلْدٍ بِالسِّيَاطِ أَوْ ضَرْبٍ بِعَصًا فَهُوَ خَطَأٌ عقله الْخَطَأِ وَمَنْ قَتَلَ عَمْدًا فَهُوَ قَوَدٌ وَمَنْ حَالَ دُونَهُ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَغَضَبُهُ لَا يُقْبَلُ مِنْهُ صَرْفٌ وَلَا عَدْلٌ» . رَوَاهُ أَبُو دَاوُد وَالنَّسَائِيّ
Atas wewenang Tawoos, atas wewenang Ibnu Abbas, atas wewenang Rasulullah SAW, beliau bersabda: “Barangsiapa yang terbunuh dalam keadaan buta dengan cara dilempar batu atau dicambuk dengan cambuk atau dipukul dengan tongkat, maka ia adalah orang yang salah akal, dan siapa yang membunuh dengan sengaja adalah seorang budak, dan siapa yang menghalanginya akan terkena laknat Allah. Dan tidak ada ekspresi atau keadilan yang akan diterima dari kemarahannya.” Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Al-Nasa’i
Sumber
Misykatul Mashabih # 16/3478
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 16: Bab 16
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Prayer

Hadis Terkait