Misykatul Mashabih — Hadis #50634
Hadis #50634
وَعَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَوِّمُ دِيَةَ الْخَطَأِ عَلَى أَهْلِ الْقُرَى أَرْبَعَمِائَةِ دِينَارٍ أَوْ عِدْلَهَا مِنَ الْوَرِقِ وَيُقَوِّمُهَا عَلَى أَثْمَانِ الْإِبِلِ فَإِذَا غَلَتْ رَفَعَ فِي قيمتِها وإِذا هاجَتْ رُخصٌ نَقَصَ مِنْ قِيمَتِهَا وَبَلَغَتْ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا بَيْنَ أَرْبَعِمِائَةِ دِينَارٍ إِلَى ثَمَانِمِائَةِ دِينَارٍ وَعِدْلُهَا مِنَ الْوَرِقِ ثَمَانِيَةُ آلَافِ دِرْهَمٍ قَالَ: وَقَضَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى أَهْلِ الْبَقَرِ مِائَتَيْ بَقَرَةٍ وَعَلَى أَهْلِ الشَّاءِ أَلْفَيْ شَاةٍ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ الْعَقْلَ مِيرَاثٌ بَيْنَ وَرَثَةِ الْقَتِيلِ» وَقَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ عَقْلَ الْمَرْأَةِ بَيْنَ عَصَبَتِهَا وَلَا يَرِثُ القاتلُ شَيْئا. رَوَاهُ أَبُو دَاوُد وَالنَّسَائِيّ
Atas wewenang Amr bin Shuaib, atas wewenang ayahnya, atas wewenang kakeknya, dia berkata: Rasulullah SAW, biasa membayar uang darah atas kezaliman kepada penduduk desa. Empat ratus dinar, atau jumlah kertas yang setara, dan dia menilainya dengan harga unta. Jika bertambah maka nilainya bertambah, dan jika ada diskon maka nilainya berkurang. Nilainya pada masa Rasulullah SAW berjumlah antara empat ratus dinar hingga delapan ratus dinar, dan nilainya terbuat dari kertas. Delapan ribu dirham. Dia berkata: Dan Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, mengadili dua ratus ekor sapi dan orang-orang dari sapi tersebut. Dombanya adalah dua ribu ekor domba, dan Rasulullah SAW bersabda: “Pikiran adalah warisan antara ahli waris orang yang terbunuh.” Dan Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, memutuskan. Pikiran seorang wanita ada di keluarganya, dan si pembunuh tidak mendapat warisan apa pun. Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Al-Nasa’i
Sumber
Misykatul Mashabih # 16/3500
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 16: Bab 16