Misykatul Mashabih — Hadis #51476
Hadis #51476
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: اتَّخَذَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاتَمًا مِنْ ذَهَبٍ وَفِي رِوَايَةٍ: وَجَعَلَهُ فِي يَدِهِ الْيُمْنَى ثُمَّ أَلْقَاهُ ثُمَّ اتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ الْوَرق نُقِشَ فِيهِ: مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَقَالَ: «لَا يَنْقُشَنَّ أَحَدٌ عَلَى نَقْشِ خَاتَمِي هَذَا» . وَكَانَ إِذَا لَبِسَهُ جَعَلَ فَصَّهُ مِمَّا يَلِي بَطْنَ كَفه
Dari riwayat Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu keduanya, beliau bersabda: Nabi Muhammad SAW mengambil sebuah cincin emas. Menurut salah satu riwayat: Dia menaruhnya di tangan kanannya lalu Dia melemparkannya, lalu mengambil sebuah cincin kertas yang di atasnya terukir: Muhammad adalah Utusan Allah, dan berkata: “Tidak seorang pun boleh menuliskan tulisan pada cincin milikku ini.” Dan ketika dia memakainya, dia akan membuat bagian tengahnya dari tempat di sebelah dalam tangannya.
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin Umar (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 22/4383
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 22: Bab 22