Bulughul Maram — Hadis #52390
Hadis #52390
وَعَنْ خُزَيْمَةَ بْنِ ثَابِتٍ - رضى الله عنه - { أَنَّ اَلنَّبِيَّ - صلى الله عليه وسلم -كَانَ إِذَا فَرَغَ مِنْ تَلْبِيَتِهِ فِي حَجٍّ أَوْ عُمْرَةٍ سَأَلَ اَللَّهَ رِضْوَانَهُ وَالْجَنَّةَ وَاسْتَعَاذَ 1 بِرَحْمَتِهِ مِنَ اَلنَّارِ } رَوَاهُ اَلشَّافِعِيُّ بِإِسْنَادٍ ضَعِيفٍ 2 .1 - كذا بالأصلين، وفي " مسند الشافعي ": واستعفاه.2 - ضعيف. رواه الشافعي في " المسند " ( 1 / 307 / 797 ) في سنده صالح بن محمد بن أبي زائدة وهو ضعيف، وأما شيخ الشافعي إبراهيم بن محمد فهو وإن كان كذابا، إلا أنه توبع عليه، فبقيت علة الحديث في صالح.
Diriwayatkan dari Khuzaymah ibn Thabit (semoga Allah meridainya), bahwa Nabi (shalawat dan salam kepadanya) biasa memohon keridhaan Allah dan surga setelah menyelesaikan Talbiyahnya selama Haji atau Umrah, dan beliau memohon perlindungan kepada rahmat-Nya dari api neraka. Hadits ini diriwayatkan oleh al-Shafi'i dengan sanad yang lemah. [1 - Beginilah penampakannya dalam teks asli. Dalam "Musnad al-Shafi'i," tertulis: "dan beliau memohon ampunan." 2 - Lemah. Diriwayatkan oleh al-Shafi'i dalam "al-Musnad" (1/307/797). Sanadnya mencakup Salih ibn Muhammad ibn Abi Za'idah, yang lemah. Adapun guru al-Shafi'i, Ibrahim ibn Muhammad...] Meskipun ia seorang pendusta, ia didukung oleh orang lain, sehingga kekurangan dalam hadits tetap ada pada Salih.
Sumber
Bulughul Maram # 6/743
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 6: Bab 6