Musnad Ahmad — Hadis #44648

Hadis #44648
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ، أَنْبَأَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ دِينَارٍ، عَنْ أَبِي يَزِيدَ الْخَوْلَانِيِّ، قَالَ سَمِعْتُ فَضَالَةَ بْنَ عُبَيْدٍ، يَقُولُ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الشُّهَدَاءُ أَرْبَعَةٌ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ جَيِّدُ الْإِيمَانِ لَقِيَ الْعَدُوَّ فَصَدَقَ اللَّهَ فَقُتِلَ فَذَلِكَ الَّذِي يَنْظُرُ النَّاسُ إِلَيْهِ هَكَذَا وَرَفَعَ رَأْسَهُ حَتَّى سَقَطَتْ قَلَنْسُوَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَلَنْسُوَةُ عُمَرَ وَالثَّانِي رَجُلٌ مُؤْمِنٌ لَقِيَ الْعَدُوَّ فَكَأَنَّمَا يُضْرَبُ ظَهْرُهُ بِشَوْكِ الطَّلْحِ جَاءَهُ سَهْمٌ غَرْبٌ فَقَتَلَهُ فَذَاكَ فِي الدَّرَجَةِ الثَّانِيَةِ وَالثَّالِثُ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ خَلَطَ عَمَلًا صَالِحًا وَآخَرَ سَيِّئًا لَقِيَ الْعَدُوَّ فَصَدَقَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ حَتَّى قُتِلَ قَالَ فَذَاكَ فِي الدَّرَجَةِ الثَّالِثَةِ وَالرَّابِعُ رَجُلٌ مُؤْمِنٌ أَسْرَفَ عَلَى نَفْسِهِ إِسْرَافًا كَثِيرًا لَقِيَ الْعَدُوَّ فَصَدَقَ اللَّهَ حَتَّى قُتِلَ فَذَاكَ فِي الدَّرَجَةِ الرَّابِعَةِ‏.‏
Yahya bin Ishaq menceritakan kepada kami, Ibnu Lahi’ah menceritakan kepada kami, atas wewenang Ata’ bin Dinar, atas wewenang Abu Yazid Al-Khawlani, dia berkata: Aku mendengar Fadalah bin Ubaid, berkata: Aku mendengar Umar bin Al-Khattab radhiyallahu 'anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Yang mati syahid ada empat." Seorang mukmin yang beritikad baik bertemu musuh dan percaya kepada Tuhan, lalu dibunuh. Dialah yang dipandang orang-orang seperti itu, dan dia mengangkat kepalanya hingga jatuh. Tudung Rasulullah SAW, atau tudung Umar, dan yang kedua adalah orang mukmin yang bertemu musuh dan seolah-olah memukul punggungnya. Dengan duri akasia, anak panah aneh mendatanginya dan membunuhnya. Beliau berada pada derajat kedua dan ketiga, seorang mukmin yang mencampurkan amal shaleh dengan keburukan dan menemui musuh. Maka dia menyampaikan kebenaran kepada Tuhan Yang Maha Esa sampai dia terbunuh. Beliau bersabda, “Ini adalah derajat ketiga dan keempat, orang beriman yang berlebih-lebihan terhadap dirinya sendiri.” Berkali-kali ia berhadapan dengan musuh, dan ia beriman kepada Tuhan sampai ia terbunuh, yaitu derajat keempat.
Diriwayatkan oleh
Fadalah bin Ubaid (RA)
Sumber
Musnad Ahmad # 2/150
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 2: Bab 2
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait