Riyadhus Shalihin — Hadis #46486
Hadis #46486
وعن أبي برزة نضلة بن عبيد الأسلمي رضي الله عنه قال بينما جارية على ناقة عليها بعض متاع القوم، إذ بصرت بالنبي صلى الله عليه وسلم، وتضايق بهم الجبل، فقالت: حل، اللهم العنها. فقال النبي صلى الله عليه وسلم :
"لا تصاحبنا ناقة عليها لعنة" ((رواه مسلم)). قوله: حل بفتح الحاء المهملة، وإسكان اللام وهي كلمة لزجر الإبل واعلم أن هذا الحديث قد يستشكل معناه ولا إشكال فيه بل المراد النهي أن تصاحبهم تلك الناقة وليس فيه نهي عن بيعها وذبحها وركوبها في غير صحبة النبي صلى الله عليه وسلم بل كل ذلك وما سواه من التصرفات جائز لا منع منه إلا من مصاحبته صلى الله عليه وسلم بها لأن هذه التصرفات كلها كانت جائزة فمنع بعض منها فبقي الباقي على ما كان والله أعلم
Dari riwayat Abu Barza Nadhla bin Ubaid Al-Aslami radhiyallahu 'anhu, dia berkata ketika dia sedang menunggang unta yang membawa beberapa harta benda orang, ketika dia melihat Nabi Muhammad SAW, dan gunung mengganggu mereka, dia berkata: Boleh ya Tuhan, laknatlah dia. Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda: “Janganlah kamu menemani kami dengan unta yang dilaknat” ((HR Muslim)). Sabdanya: Dibolehkan membuka haa yang terabaikan, dan mandeknya lam, yaitu perkataan untuk menghardik unta, dan ketahuilah bahwa ini Makna hadisnya mungkin ambigu, dan tidak ada masalah dengannya. Yang dimaksud adalah larangan untuk membawa unta itu bersama mereka, dan tidak ada larangan untuk menjualnya, menyembelihnya, atau menungganginya bersama siapa pun selain ditemani Nabi Muhammad SAW. Melainkan semua itu dan amalan lainnya boleh, dan tidak ada larangan terhadapnya kecuali orang-orang yang menemaninya, semoga Allah merahmatinya dan memberinya kedamaian, karena semua amalan itu boleh, maka sebagiannya dilarang, maka sebagiannya tetap apa adanya, dan Allah Maha Mengetahui.
Diriwayatkan oleh
Abu Barzah Nadlah bin Ubaid al-Aslami (RA)
Sumber
Riyadhus Shalihin # 17/1558
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 17: Bab 17