Misykatul Mashabih — Hadis #49507
Hadis #49507
وَعَنْ أَنَسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
" لَلَّهُ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ حِينَ يَتُوبُ إِلَيْهِ مِنْ أَحَدِكُمْ كانَ رَاحِلَتُهُ بِأَرْضٍ فَلَاةٍ فَانْفَلَتَتْ مِنْهُ وَعَلَيْهَا طَعَامُهُ وَشَرَابُهُ فَأَيِسَ مِنْهَا فَأَتَى شَجَرَةً فَاضْطَجَعَ فِي ظِلِّهَا قَدْ أَيِسَ مِنْ رَاحِلَتِهِ فَبَيْنَمَا هُوَ كذلكَ إِذ هُوَ بِهَا قَائِمَةً عِنْدَهُ فَأَخَذَ بِخِطَامِهَا ثُمَّ قَالَ مِنْ شِدَّةِ الْفَرَحِ: اللَّهُمَّ أَنْتَ عَبْدِي وَأَنَا رَبُّكَ أَخْطَأَ مِنْ شِدَّةِ الْفَرَحِ ". رَوَاهُ مُسلم
Dari riwayat Anas beliau berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Allah lebih ridha dengan taubat hamba-Nya ketika ia bertaubat kepada-Nya daripada salah seorang di antara kalian yang untanya berada di padang pasir, ia melarikan diri darinya dengan makanan dan minuman di atasnya, dan ia putus asa terhadapnya, maka ia mendatangi sebuah pohon dan berbaring di bawah naungannya. berkata dengan sangat gembira: Ya Tuhan, engkau adalah hambaku dan aku adalah Tuhanmu membuat kesalahan karena sangat gembira.” Diriwayatkan oleh Muslim.
Sumber
Misykatul Mashabih # 9/2332
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 9: Bab 9