Misykatul Mashabih — Hadis #50385
Hadis #50385
عَنْ عَطَاءٍ قَالَ: حَضَرْنَا مَعَ ابْنِ عَبَّاسٍ جَنَازَةَ مَيْمُونَةَ بِسَرِفَ فَقَالَ: هَذِهِ زَوْجَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا رَفَعْتُمْ نَعْشَهَا فَلَا تُزَعْزِعُوهَا وَلَا تُزَلْزِلُوهَا وَارْفُقُوا بِهَا فَإِنَّهُ كَانَ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِسْعُ نِسْوَةٍ كَانَ يَقْسِمُ مِنْهُنَّ لِثَمَانٍ وَلَا يَقْسِمُ لِوَاحِدَةٍ قَالَ عَطَاءٌ: الَّتِي كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَقْسِمُ لَهَا بَلَغَنَا أَنَّهَا صَفِيَّةُ وَكَانَتْ آخِرهنَّ موتا مَاتَت بِالْمَدِينَةِ
وَقَالَ رَزِينٌ: قَالَ غَيْرُ عَطَاءٍ: هِيَ سَوْدَةُ وَهُوَ أصح وهبت يَوْمهَا لِعَائِشَةَ حِينَ أَرَادَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَلَاقَهَا فَقَالَتْ لَهُ: أَمْسِكْنِي قَدْ وهبت يومي لعَائِشَة لعَلي أكون من نِسَائِك فِي الْجنَّة
Dari hadis Atha yang berkata: Kami bersama Ibnu Abbas menghadiri pemakaman Maimuna di Saraf, dan dia berkata: Ini adalah istri Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Anda telah mengangkat peti matinya, jadi jangan ganggu, jangan goyang, dan bersikaplah lembut padanya, karena ada sembilan orang yang bersama Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dari wanita-wanita tersebut, beliau biasa membaginya kepada delapan orang, namun tidak kepada satu orang. Ata’ berkata: Orang yang kepadanya Rasulullah SAW tidak terpecah belah. Kami mengetahui bahwa dia adalah Safiyya, dan dia adalah orang terakhir yang meninggal. Dia meninggal di Madinah, dan Razin berkata: Dia berkata tanpa memberi: Dia adalah Sawda, yang lebih tepat. Dia memberikan hari itu kepada Aisha. Ketika Rasulullah SAW ingin menceraikannya, dia berkata kepadanya: Tahan aku, aku telah memberikan hariku kepada Aisha, agar aku menjadi salah satu istrimu di surga.
Sumber
Misykatul Mashabih # 13/3237
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 13: Bab 13