Misykatul Mashabih — Hadis #51672

Hadis #51672
وَعَنْ بُرَيْدَةَ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَتَطَيَّرُ مِنْ شَيْءٍ فَإِذَا بَعَثَ عَامِلًا سَأَلَ عَنِ اسْمِهِ فَإِذَا أَعْجَبَهُ اسْمه فَرح بِهِ ورئي بشر ذَلِك على وَجْهِهِ وَإِنْ كَرِهَ اسْمَهُ رُئِيَ كَرَاهِيَةُ ذَلِكَ على وَجْهِهِ وَإِذَا دَخَلَ قَرْيَةً سَأَلَ عَنِ اسْمِهَا فَإِنْ أَعْجَبَهُ اسْمُهَا فَرِحَ بِهِ وَرُئِيَ بِشْرُ ذَلِكَ فِي وَجْهِهِ وَإِنْ كَرِهَ اسْمَهَا رُئِيَ كَرَاهِيَة ذَلِك فِي وَجهه. رَوَاهُ أَبُو دَاوُد
Dan berdasarkan wewenang Buraidah: Nabi Muhammad SAW tidak meremehkan apapun, maka ketika dia mengutus seorang pekerja, dia bertanya tentang namanya, dan jika dia menyukai namanya, dia bersukacita. Dengannya, kabar baik akan terlihat di wajahnya, dan jika dia membenci namanya, maka akan terlihat bahwa dia membencinya di wajahnya, dan ketika dia memasuki suatu kota, dia akan bertanya tentang namanya, apakah dia menyukainya. Dia bersukacita atas namanya, dan kabar baik tentang hal itu terlihat di wajahnya, dan jika dia membenci namanya, maka rasa tidak suka itu terlihat di wajahnya. Diriwayatkan oleh Abu Dawood
Sumber
Misykatul Mashabih # 23/4588
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 23: Bab 23
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait