Misykatul Mashabih — Hadis #51711
Hadis #51711
وَعَنْهُ قَالَ: حَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيثَيْنِ رَأَيْتُ أَحَدَهُمَا وَأَنَا أَنْتَظِرُ الْآخَرَ: حَدَّثَنَا: «إِنَّ الْأَمَانَةَ نَزَلَتْ فِي جَذْرِ قُلُوبِ الرِّجَالِ ثُمَّ عَلِمُوا مِنَ الْقُرْآنِ ثُمَّ عَلِمُوا مِنَ السُّنَّةِ» . وَحَدَّثَنَا عَنْ رَفْعِهَا قَالَ:
" يَنَامُ الرَّجُلُ النَّوْمَةَ فَتُقْبَضُ الْأَمَانَةُ مِنْ قَلْبِهِ أَثَرُهَا مِثْلُ أَثَرِ الْوَكْتِ ثُمَّ يَنَامُ النَّوْمَةَ قتقبض فَيَبْقَى أَثَرُهَا مِثْلَ أَثَرِ الْمَجْلِ كَجَمْرٍ دَحْرَجْتَهُ عَلَى رِجْلِكَ فَنَفِطَ فَتَرَاهُ مُنْتَبِرًا وَلَيْسَ فِيهِ شَيْءٌ وَيُصْبِحُ النَّاسُ يَتَبَايَعُونَ وَلَا يَكَادُ أَحَدٌ يُؤَدِّي الْأَمَانَةَ فَيُقَالُ: إِنَّ فِي بَنِي فُلَانٍ رَجُلًا أَمِينًا وَيُقَالُ لِلرَّجُلِ: مَا أَعْقَلَهُ وَمَا أَظْرَفَهُ وَمَا أَجْلَدُهُ وَمَا فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ مِنْ إِيمَانٍ ". مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Atas otoritasnya, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, meriwayatkan kepada kami dua hadits. Aku melihat salah satu dari mereka ketika aku sedang menunggu yang lain: Dia meriwayatkan kepada kami: “Sesungguhnya kepercayaan telah terungkap.” Pada akar hati manusia, kemudian mereka belajar dari Al-Qur’an, kemudian mereka belajar dari Sunnah.” Dia memberi tahu kami tentang cara melepasnya, dengan mengatakan: “Pria itu sedang tidur Dia tidur, dan amanah itu diambil dari hatinya, bekasnya tetap seperti bekas sumbu, lalu dia tertidur. Tidurnya disita, dan jejaknya tetap seperti bekas pengkhianatan. Ibarat batu bara yang digulingkan dengan kakimu lalu mengalir keluar, dan kamu melihatnya menyebar, namun tidak ada apa-apa di dalamnya, dan orang-orang saling mengucapkan janji setia dan hampir tidak ada orang yang menepati amanahnya. Dikatakan: Ada seorang laki-laki yang dapat dipercaya di antara anak-anak si fulan, dan dikatakan kepada laki-laki itu: Betapa bijaksananya dia, betapa lemah lembutnya dia, betapa beraninya dia, dan tidak ada sesuatu pun di hatinya yang seberat biji sesawi. Karena iman.” Disepakati
Sumber
Misykatul Mashabih # 27/5381
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 27: Bab 27