Misykatul Mashabih — Hadis #51832
Hadis #51832
وَعَنْ أَبِي بَكْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسلم: «يمْكث أَبُو الدَّجَّالِ ثَلَاثِينَ عَامًا لَا يُولَدُ لَهُمَا وَلَدٌ ثُمَّ يُولَدُ لَهُمَا غُلَامٌ أَعْوَرُ أَضْرَسُ وَأَقَلُّهُ مَنْفَعَةً تَنَامُ عَيْنَاهُ وَلَا يَنَامُ قَلْبُهُ» . ثُمَّ نَعَتَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبَوَيْهِ فَقَالَ: «أَبُوهُ طُوَالٌ ضَرْبُ اللَّحْمِ كَأَنَّ أَنْفَهُ مِنْقَارٌ وَأُمُّهُ امْرَأَةٌ فِرْضَاخِيَّةٌ طَوِيلَةُ الْيَدَيْنِ» . فَقَالَ أَبُو بَكْرَةَ: فَسَمِعْنَا بِمَوْلُودٍ فِي الْيَهُود. فَذَهَبْتُ أَنَا وَالزُّبَيْرُ بْنُ الْعَوَّامِ حَتَّى دَخَلْنَا عَلَى أَبَوَيْهِ فَإِذَا نَعْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِمَا فَقُلْنَا هَلْ لَكُمَا وَلَدٌ؟ فَقَالَا: مَكَثْنَا ثَلَاثِينَ عَامًا لَا يُولَدُ لَنَا وَلَدٌ ثُمَّ وُلِدَ لَنَا غُلَامٌ أَعْوَرُ أَضْرَسُ وَأَقَلُّهُ مَنْفَعَةً تَنَامُ عَيْنَاهُ وَلَا يَنَامُ قَلْبُهُ قَالَ فَخَرَجْنَا مِنْ عِنْدِهِمَا فَإِذَا هُوَ مجندل فِي الشَّمْسِ فِي قَطِيفَةٍ وَلَهُ هَمْهَمَةٌ فَكَشَفَ عَن رَأسه فَقَالَ: مَا قلتما: وَهَلْ سَمِعْتَ مَا قُلْنَا؟ قَالَ: نَعَمْ تَنَامُ عَيْنَايَ وَلَا ينَام قلبِي
رَوَاهُ التِّرْمِذِيّ
Dari Abu Bakra beliau berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Abu al-Dajjal akan tinggal selama tiga puluh tahun tanpa dilahirkan seorang anak laki-laki bagi mereka, kemudian akan lahir bagi mereka seorang anak laki-laki.” Dia bermata satu dan manfaatnya paling sedikit. Matanya tertidur tetapi hatinya tidak tidur.” Kemudian Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, berduka atas kami. Orang tuanya, dan dia berkata: “Ayahnya adalah pemakan daging jangka panjang, seolah-olah hidungnya adalah paruh, dan ibunya adalah seorang wanita berbahu lebar dan berlengan panjang.” Abu Bakar berkata: Kami mendengar tentang bayi yang lahir di antara orang-orang Yahudi. Maka aku dan Al-Zubayr bin Al-Awwam pergi hingga kami menemui orang tuanya, dan ketika kami berduka atas Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Assalamu'alaikum, maka kami bertanya: Apakah kamu mempunyai anak? Mereka berkata: Kami tinggal selama tiga puluh tahun tanpa seorang anak pun dilahirkan bagi kami, kemudian lahirlah seorang anak laki-laki bermata satu yang tidak mempunyai gigi geraham dan tidak berguna. Matanya tertidur tapi hatinya tidak tertidur. Katanya: Lalu kami keluar dari mereka, dan lihatlah, dia sedang berbaring di bawah sinar matahari, memakai beludru, dan dia bersenandung. Maka dia menampakkan kepalanya dan berkata: Apa yang kamu katakan: Dan apakah kamu mendengar apa yang kami katakan? Beliau menjawab: Ya, mataku tertidur, namun hatiku tidak tertidur. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi
Sumber
Misykatul Mashabih # 27/5503
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 27: Bab 27
Topik:
#Mother