Bulughul Maram — Hadis #52858
Hadis #52858
677 678- وَعَنْ عَائِشَةَ وَأُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا { أَنَّ اَلنَّبِيَّ - صلى الله عليه وسلم -كَانَ يُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ جِمَاعٍ, ثُمَّ يَغْتَسِلُ وَيَصُومُ } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ 1 .
زَادَ مُسْلِمٌ فِي حَدِيثِ أُمِّ سَلَمَةَ: [ وَ ] لَا يَقْضِي 2 .1 - صحيح. رواه البخاري ( 4 / 143 / فتح )، ومسلم ( 1109 )، ولقد ساق الحافظ الحديث بالمعنى، وإلا: فلفظ البخاري؛ أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يدركه الفجر وهو جنب من أهله، ثم يغتسل ويصوم. وأما لفظ مسلم: كان النبي صلى الله عليه وسلم يصبح جنبا من غير حلم، ثم يصوم.
2 - مسلم ( 2 / 780 / 77 ). والزيادة سقطت من " أ ".
677 678 - Atas wewenang Aisyah dan Ummu Salamah radhiyallahu 'anhu, {bahwa Nabi - semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian - biasa bangun di pagi hari sambil melakukan hubungan intim, kemudian dia akan mandi. Dan dia berpuasa} Setuju. 1. Muslim menambahkan dalam hadits Ummu Salamah: [Dan] dia tidak mengqadha. 2. 1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (4/143/Fath), dan Muslim (1109), dan Al-Hafiz meriwayatkan hadits. Artinya, sebaliknya: Al-Bukhari berkata: Rasulullah SAW biasa subuh ketika dia sedang dalam keadaan najis bersama keluarganya, kemudian dia mandi dan berpuasa. Adapun sabda Muslim: Nabi Muhammad SAW akan bangun dalam keadaan najis tanpa bermimpi, lalu berpuasa. 2 - Muslim (2/780/77). Penambahan tersebut dihilangkan dari “a.”
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Bulughul Maram # 5/678
Kategori
Bab 5: Bab 5