Bulughul Maram — Hadis #52908
Hadis #52908
وَعَنْهُ قَالَ: { قُلْتُ: يَا رَسُولَ اَللَّهِ! إِنِّي أَبِيعُ بِالْبَقِيعِ, فَأَبِيعُ بِالدَّنَانِيرِ وَآخُذُ اَلدَّرَاهِمَ, وَأَبِيعُ بِالدَّرَاهِمِ وَآخُذُ اَلدَّنَانِيرَ, آخُذُ هَذَا مِنْ هَذِهِ وَأُعْطِي هَذَهِ مِنْ هَذِا? فَقَالَ رَسُولُ اَللَّهِ-صَلَّى اَللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ-: لَا بَأْسَ أَنْ تَأْخُذَهَا بِسِعْرِ يَوْمِهَا مَا لَمْ تَتَفَرَّقَا وَبَيْنَكُمَا شَيْءٌ } رَوَاهُ اَلْخَمْسَةُ, وَصَحَّحَهُ اَلْحَاكِمُ 1 .1 - ضعيف مرفوعا. رواه أحمد ( 2 / 33 و 83 - 84 و 139 )، وأبو داود ( 3354 و 3355 )، والنسائي ( 7 / 81 - 83 )، والترمذي ( 1242 )، وابن ماجه ( 2262 )، والحاكم ( 2 / 44 )، من طريق سماك بن حرب، عن سعيد بن جبير، عن ابن عمر، به. قلت: وعلته سماك بن حرب، فهو كما قال الحافظ في " التقريب ": صدوق، وروايته عن عكرمة خاصة مضطربة، وقد تغير بأخرة، فكان ربما يلقن ". ولذلك قال الترمذي: " هذا حديث لا نعرفه مرفوعا، إلا من حديث سماك بن حرب، عن سعيد بن جبير، عن ابن عمر. وروى داود بن أبي هند هذا الحديث عن سعيد بن جبير، عن ابن عمر موقوفا ". وقال الحافظ في " التلخيص " ( 3 / 26 ): " روى البيهقي من طريق أبي داود الطيالسي قال: سئل شعبة عن حديث سماك هذا؟ فقال شعبة: سمعت أيوب، عن نافع، عن ابن عمر، ولم يرفعه، وحدثنا قتادة، عن سعيد بن المسيب، عن ابن عمر، ولم يرفعه. وحدثنا يحيى بن أبي إسحاق، عن سالم، عن ابن عمر، ولم يرفعه. ورفعه لنا سماك، وأنا أفرقه ".
Atas otoritasnya, dia berkata: {Saya berkata: Wahai Rasulullah! Aku berjualan di Al-Baqi', maka aku menjualnya dengan dinar dan mengambil dirham, dan aku menjualnya dengan dirham dan mengambil dinar, aku mengambil ini darinya dan aku memberikan ini dari ini? Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada salahnya menerima harga tersebut. Pada hari itu, selama kalian tidak berpisah dan tidak ada apa-apa di antara kalian. Diriwayatkan oleh Lima, dan disahkan oleh Al-Hakim 1. 1 - Lemah, dengan jejak yang dapat dilacak. Diriwayatkan oleh Ahmad (33/2, 83-84, dan 139), dan Abu Dawud (3354 dan 3355), Al-Nasa’i (7/81-83), Al-Tirmidzi (1242), Ibnu Majah (2262), dan Al-Hakim (2/44), atas wewenang Sammak ibn Harb, atas wewenang Saeed ibn Jubayr, atas wewenang Ibnu Umar, dengan itu. Aku berkata: Alasannya adalah Sammak ibn Harb, jadi seperti yang dikatakan Al-Hafiz dalam “Al-Taqreeb”: Saduq, Dan riwayatnya tentang kewibawaan Ikrimah spesifik dan terusik, kemudian dia berubah, jadi mungkin dia diajar.” Oleh karena itu, Al-Tirmidzi berkata: “Ini adalah hadits yang tidak kita ketahui asal usulnya berasal dari Nabi, kecuali dari hadits Sammak bin Harb, dari Saeed bin Jubayr, dari Ibnu Umar. Dawud ibn Abi Hind meriwayatkan hadits ini dari Saeed ibn Jubair, dari Ibnu Umar, dari Ibnu Umar.” Al-Hafiz berkata dalam “Al-Talkhees” (26/3): “Al-Bayhaqi meriwayatkannya atas wewenang Abi Dawud. Al-Tayalisi berkata: Syu’bah ditanya tentang hadits Sammak ini? Syu'bah berkata: Aku mendengar Ayoub, atas wewenang Nafi’, atas wewenang Ibnu Umar, namun beliau tidak meriwayatkannya. Qatada meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Sa’id bin Al-Musayyab, atas wewenang Ibnu Umar, namun dia tidak meriwayatkannya. Yahya bin Abi Ishaq meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Salim, atas wewenang Ibnu Umar, dan dia tidak meriwayatkannya. Sammak menceritakannya kepada kami, dan saya akan memisahkannya.”
Diriwayatkan oleh
[Ibn 'Umar (RA)]
Sumber
Bulughul Maram # 7/803
Kategori
Bab 7: Bab 7
Topik:
#Mother