Bulughul Maram — Hadis #52865
Hadis #52865
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -قَالَ: { لَا يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلَّا بِإِذْنِهِ } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ, وَاللَّفْظُ لِلْبُخَارِيِّ 1 .
وَزَادَ أَبُو دَاوُدَ: { غَيْرَ رَمَضَانَ } 2 .1 - صحيح. رواه البخاري ( 5195 )، ومسلم ( 1026 )، وزاد البخاري: " ولا تأذن في بيته إلا بإذنه، وما أنفقت من نفقة عن غير أمره، فإنه يؤدى إليه شطره ". ومثله لمسلم إلا أنه قال: " … من كسبه من غير أمره فإن نصف أجره له ".
2 - السنن ( 2458 ) وإسنادها صحيح.
Dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah - semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian - bersabda: "Tidak boleh bagi seorang wanita untuk berpuasa sementara suaminya menjadi saksi kecuali dengan izin-Nya. Disetujui, dan kata-katanya oleh Al-Bukhari 1. Abu Dawud menambahkan: {selain Ramadhan} 2. 1 - Sahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (5195) dan Muslim (1026). Al-Bukhari menambahkan: “Janganlah mengumandangkan azan di rumahnya Kecuali dengan izinnya, dan berapapun biaya yang kamu keluarkan tanpa perintahnya, setengahnya akan dikembalikan kepadanya.” Hal yang sama juga diriwayatkan oleh Muslim, hanya saja beliau bersabda: “...barang siapa yang memperolehnya tanpa perintahnya, maka separuh pahalanya menjadi miliknya.” 2 - Al-Sunan (2458) dan rantai penularannya shahih.
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Bulughul Maram # 5/685
Kategori
Bab 5: Bab 5