Muwaththa Malik — Hadis #34797

Hadis #34797
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ، كَانَ يَقْصُرُ الصَّلاَةَ فِي مِثْلِ مَا بَيْنَ مَكَّةَ وَالطَّائِفِ وَفِي مِثْلِ مَا بَيْنَ مَكَّةَ وَعُسْفَانَ وَفِي مِثْلِ مَا بَيْنَ مَكَّةَ وَجُدَّةَ ‏.‏ قَالَ مَالِكٌ وَذَلِكَ أَرْبَعَةُ بُرُدٍ وَذَلِكَ أَحَبُّ مَا تُقْصَرُ إِلَىَّ فِيهِ الصَّلاَةُ ‏.‏ قَالَ مَالِكٌ لاَ يَقْصُرُ الَّذِي يُرِيدُ السَّفَرَ الصَّلاَةَ حَتَّى يَخْرُجَ مِنْ بُيُوتِ الْقَرْيَةِ وَلاَ يُتِمُّ حَتَّى يَدْخُلَ أَوَّلَ بُيُوتِ الْقَرْيَةِ أَوْ يُقَارِبُ ذَلِكَ ‏.‏
Yahya meriwayatkan kepadaku dari Malik bahwa dia pernah mendengar bahwa Abdullah bin Abbas biasa mempersingkat shalat ketika dia melakukan perjalanan yang jaraknya setara dengan jarak antara Mekah dan Thaif, dan jarak antara Mekah dan Usfan, dan jarak antara Mekah dan Jedda. Malik berkata, “Itu adalah empat tahap surat, dan bagiku itulah jarak yang paling utama untuk memperpendek waktu shalat.” Malik berkata, “Seseorang yang berniat melakukan perjalanan, tidak mempersingkat shalatnya hingga ia telah meninggalkan rumah-rumah di desa tersebut.
Sumber
Muwaththa Malik # 9/342
Tingkat
Mauquf Sahih
Kategori
Bab 9: Shalat Qashar
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Prayer #Mother

Hadis Terkait