Misykatul Mashabih — Hadis #37525
Hadis #37525
وَعَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ: مَنْ كَانَ مُسْتَنًّا فليستنًّ بِمَنْ قَدْ مَاتَ فَإِنَّ الْحَيَّ لَا تُؤْمَنُ عَلَيْهِ الْفِتْنَةُ. أُولَئِكَ أَصْحَابُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانُوا أَفْضَلَ هَذِهِ الْأُمَّةِ أَبَرَّهَا قُلُوبًا وَأَعْمَقَهَا عِلْمًا وَأَقَلَّهَا تَكَلُّفًا اخْتَارَهُمُ اللَّهُ لِصُحْبَةِ نَبِيِّهِ وَلِإِقَامَةِ دِينِهِ فَاعْرِفُوا لَهُمْ فَضْلَهُمْ وَاتَّبِعُوهُمْ عَلَى آثَارِهِمْ وَتَمَسَّكُوا بِمَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ أَخْلَاقِهِمْ وَسِيَرِهِمْ فَإِنَّهُمْ كَانُوا عَلَى الْهَدْيِ الْمُسْتَقِيمِ. رَوَاهُ رزين
Saat kami berada di masjid bersama Rasulullah, seorang Arab gurun datang dan mulai mengalirkan air ke dalam masjid. Para sahabat utusan Allah berkata, “Berhenti! Berhenti!” tapi utusan Tuhan berkata,
“Jangan menyela dia; tinggalkan dia sendiri.” Mereka meninggalkannya sendirian, dan ketika dia selesai, utusan Allah memanggilnya dan berkata kepadanya, “Masjid-masjid ini bukan tempat yang cocok untuk buang air kecil dan kotoran, tetapi hanya untuk mengingat Allah, shalat dan membaca Al-Qur’an,” atau bagaimanapun utusan Allah mengungkapkannya.* Anas mengatakan bahwa dia kemudian memerintahkan kubur kepada salah satu orang yang membawa ember dan menuangkan air ke atasnya.
*Menunjukkan bahwa pemancar tidak yakin dengan kata-kata yang tepat.
(Bukhari dan Muslim.)
Diriwayatkan oleh
Anas bin Malik (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 1/193
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 1: Bab 1: Bersuci