Bulughul Maram — Hadis #37871

Hadis #37871
وَعَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ; أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ: «لَا تَحِدُّ امْرَأَةٌ عَلَى مَيِّتٍ فَوْقَ ثَلَاثٍ إِلَّا عَلَى زَوْجٍ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا، وَلَا تَلْبَسُ ثَوْبًا مَصْبُوغًا، إِلَّا ثَوْبَ عَصْبٍ، وَلَا تَكْتَحِلُ، وَلَا تَمَسُّ طِيبًا، إِلَّا إِذَا طَهُرَتْ نُبْذَةً مِنْ قُسْطٍ أَوْ أَظْفَارٍ» مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ، وَهَذَا لَفْظُ مُسْلِمٍ (1).\nوَلِأَبِي دَاوُدَ وَالنَّسَائِيِّ مِنَ الزِّيَادَةِ: «وَلَا تَخْتَضِبُ» (2)، وَلِلنَّسَائِيِّ: «وَلَا تَمْتَشِطُ» (3).
Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam bersabda: Seorang wanita tidak boleh berkabung lebih dari tiga hari atas kematian seseorang. Namun, ia boleh berkabung atas kematian suaminya selama empat bulan sepuluh hari dan tidak mengenakan pakaian berwarna, tetapi ia boleh mengenakan pakaian yang terbuat dari benang berwarna, tidak menggunakan antimon, tidak memakai parfum. Namun, ia boleh menggunakan parfum Qust atau Azfar untuk kesucian. Hadits ini berasal dari Muslim. Abu Dawud dan An-Nasai juga menyatakan: “Jangan menggunakan ‘Khizaab’ (henna)” dan An-Nasai menyatakan: “Jangan menggunakan sisir.” [1210]
Diriwayatkan oleh
Umm Atiyah (RA)
Sumber
Bulughul Maram # 8/1107
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 8: Bab 8
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait