Misykatul Mashabih — Hadis #48408
Hadis #48408
وَعَن ابْن عَبَّاس قَالَ: بِتُّ عِنْدَ خَالَتِي مَيْمُونَةَ لَيْلَةً وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَهَا فَتَحَدَّثَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَ أَهْلِهِ سَاعَةً ثُمَّ رَقَدَ فَلَمَّا كَانَ ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ أَوْ بَعْضُهُ قَعَدَ فَنَظَرَ إِلَى السَّمَاءِ فَقَرَأَ: (إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْل وَالنَّهَار لآيَات لأولي الْأَلْبَاب
" حَتَّى خَتَمَ السُّورَةَ ثُمَّ قَامَ إِلَى الْقِرْبَةِ فَأَطْلَقَ شِنَاقَهَا ثُمَّ صَبَّ فِي الْجَفْنَةِ ثُمَّ تَوَضَّأَ وُضُوءًا حَسَنًا بَيْنَ الْوُضُوءَيْنِ لَمْ يُكْثِرْ وَقَدْ أَبْلَغَ فَقَامَ فَصَلَّى فَقُمْتُ وَتَوَضَّأْتُ فَقُمْتُ عَنْ يَسَارِهِ فَأَخَذَ بِأُذُنِي فَأَدَارَنِي عَنْ يَمِينِهِ فَتَتَامَّتْ صَلَاتُهُ ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً ثُمَّ اضْطَجَعَ فَنَامَ حَتَّى نَفَخَ وَكَانَ إِذَا نَامَ نَفَخَ فَآذَنَهُ بِلَالٌ بِالصَّلَاةِ فَصَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ وَكَانَ فِي دُعَائِهِ: «اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَعَنْ يَمِينِي نُورًا وَعَنْ يَسَارِي نُورًا وَفَوْقِي نُورًا وتحتي نورا وأمامي نورا وَخَلْفِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا» وَزَادَ بَعْضُهُمْ: «وَفِي لِسَانِي نُورًا» وَذُكِرَ: " وَعَصَبِي وَلَحْمِي وَدَمِي وَشِعَرِي وبشري)
وَفِي رِوَايَةٍ لَهُمَا: «وَاجْعَلْ فِي نَفْسِي نُورًا وَأَعْظِمْ لِي نُورًا» وَفِي أُخْرَى لِمُسْلِمٍ: «اللَّهُمَّ أَعْطِنِي نورا»
Berdasarkan riwayat Ibnu Abbas, dia berkata: Aku bermalam bersama bibiku Maimuna, sementara Nabi Muhammad SAW ada di sana. Rasulullah SAW bersabda kepada keluarganya selama satu jam, kemudian dia berbaring, dan ketika sepertiga malam terakhir atau sebagiannya telah berlalu, dia duduk dan memandang ke langit dan membaca: (Sesungguhnya di dalam Penciptaan langit dan bumi serta silih bergantinya malam dan siang merupakan tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.” Sampai dia menyelesaikan surahnya, barulah dia naik ke kantong air dan melepaskan jeratnya. Dia menuangkannya ke dalam toples, lalu dia berwudhu dengan baik. Di antara kedua wudhu itu, dia tidak berbuat banyak, dan dia telah mencapainya, maka dia berdiri dan shalat, maka aku berdiri dan berwudhu. Maka aku berdiri di sebelah kirinya, lalu dia mengambil telingaku dan menolehkanku ke kanannya, dan shalatnya selesai dengan tiga belas rakaat, lalu dia berbaring dan tidur sampai dia meniup dan ketika dia tertidur, dia meniup dan Bilal mengumandangkannya untuk shalat, maka dia shalat tanpa berwudhu, dan dalam doanya dia berkata: “Ya Allah, jadikanlah cahaya di hatiku dan cahaya di mataku dan “Pendengaranku ringan, di sebelah kananku ada cahaya, di sebelah kiriku ada cahaya, di atasku ada cahaya, di bawahku ada cahaya, di depanku ada cahaya, dan di belakangku ada cahaya, dan jadikanlah cahaya untukku.” Beberapa dari mereka menambahkan: “Dan di lidahku ada cahaya,” dan dia menyebutkan: “Dan urat-uratku, dan dagingku, dan darahku, dan rambutku, dan kulitku) dan dalam salah satu riwayat mereka: “Dan jadikanlah cahaya di dalam diriku dan jadikan cahaya itu lebih besar untukku.” Dan dalam riwayat mereka yang lain: Kepada seorang Muslim: “Ya Tuhan, berilah aku cahaya.”
Diriwayatkan oleh
Ibnu Abbas (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 4/1195
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 4: Bab 4