Misykatul Mashabih — Hadis #50194

Hadis #50194
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أَنَا أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ فَمَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ دَيْنٌ وَلَمْ يَتْرُكْ وَفَاءً فَعَلَيَّ قَضَاؤُهُ. وَمَنْ تَرَكَ مَالًا فَلِوَرَثَتِهِ» . وَفِي رِوَايَة: «من ترك دينا أَو ضيَاعًا فَلْيَأْتِنِي فَأَنَا مَوْلَاهُ» . وَفِي رِوَايَةٍ: «مَنْ تَرَكَ مَالًا فَلِوَرَثَتِهِ وَمَنْ تَرَكَ كَلًّا فَإِلَيْنَا»
Atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi, sallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Aku mempunyai hak yang lebih besar terhadap orang-orang yang beriman dari pada mereka sendiri. Maka barangsiapa meninggal dunia karena hutang dan tidak meninggalkan pelunasan... Maka aku harus mengqadhanya. Dan siapa yang meninggalkan harta, maka itu menjadi miliknya ahli warisnya." Dan dalam riwayatnya: “Barangsiapa meninggalkan hutang atau kerugian, hendaklah dia datang kepadaku, karena akulah tuannya.” Dan dalam sebuah narasi:
Sumber
Misykatul Mashabih # 12/3041
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 12: Bab 12
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait