Misykatul Mashabih — Hadis #50752
Hadis #50752
وَعَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ أَصَابَ حَدًّا فَعُجِّلَ عُقُوبَتَهُ فِي الدُّنْيَا فَاللَّهُ أَعْدَلُ مِنْ أَنْ يُثَنِّيَ عَلَى عَبْدِهِ الْعُقُوبَةَ فِي الْآخِرَة وَمن أصَاب حد فستره اللَّهُ عليهِ وَعَفَا عَنْهُ فَاللَّهُ أَكْرَمُ مِنْ أَنْ يَعُودَ فِي شَيْءٍ قَدْ عَفَا عَنْهُ» . رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَابْنُ مَاجَهْ وَقَالَ التِّرْمِذِيُّ: هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ
هَذَا الْبَاب خَال عَن الْفَصْل الثَّالِث
Atas wewenang Ali radhiyallahu 'anhu, atas wewenang Nabi SAW, beliau bersabda: “Barangsiapa menyakiti seseorang dan mempercepat azabnya di dunia ini, maka Allah lebih adil dari pada mengecilkan hati.” Siksa menimpa hamba-Nya di akhirat, dan siapa yang berbuat dosa, maka Allah akan melindunginya dan mengampuninya. Tuhan terlalu murah hati untuk menarik kembali apa pun yang telah dia lakukan. Dia memaafkannya. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi dan Ibnu Majah, dan Al-Tirmidzi berkata: Ini adalah hadits yang aneh. Bab ini tidak memiliki bab ketiga.
Sumber
Misykatul Mashabih # 17/3629
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 17: Bab 17