Misykatul Mashabih — Hadis #52016
Hadis #52016
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " لَمَّا خَلَقَ اللَّهُ الْجَنَّةَ قَالَ لِجِبْرِيلَ: اذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا فَذَهَبَ فَنَظَرَ إِلَيْهَا وَإِلَى مَا أَعَدَّ اللَّهُ لِأَهْلِهَا فِيهَا ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ: أَيْ رَبِّ وَعِزَّتِكَ لَا يَسْمَعُ بِهَا أَحَدٌ إِلَّا دَخَلَهَا ثُمَّ حَفَّهَا بالمكارِه ثُمَّ قَالَ: يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا فَذَهَبَ فَنَظَرَ إِلَيْهَا ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ: أَيْ رَبِّ وَعِزَّتِكَ لَقَدْ خَشِيتُ أَنْ لَا يَدْخُلَهَا أَحَدٌ ". قَالَ: " فَلَمَّا خَلَقَ اللَّهُ النَّارَ قَالَ: يَا جبريلُ اذهبْ فانظرْ إِليها فذهبَ فنظرَ إِليها فَقَالَ: أَيْ رَبِّ وَعِزَّتِكَ لَا يَسْمَعُ بِهَا أَحَدٌ فَيَدْخُلُهَا فَحَفَّهَا بِالشَّهَوَاتِ ثُمَّ قَالَ: يَا جبريلُ اذهبْ فانظرْ إِليها فذهبَ فَنَظَرَ إِلَيْهَا فَقَالَ: أَيْ رَبِّ وَعِزَّتِكَ لَقَدْ خَشِيتُ أَنْ لَا يَبْقَى أَحَدٌ إِلَّا دَخَلَهَا ". رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَأَبُو دَاوُدَ وَالنَّسَائِيُّ
Atas wewenang Abu Hurairah, atas wewenang Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dia berkata: "Ketika Tuhan menciptakan surga, Dia berkata kepada Jibril: Pergi dan lihatlah, maka dia pergi dan melihat. Ke sana dan ke apa yang telah disediakan Tuhan untuk umatnya di dalamnya. Lalu dia datang dan berkata: Ya Tuhanku, dengan keperkasaan-Mu, tidak ada seorang pun yang akan mendengarnya kecuali dia memasukinya dan kemudian mengelilinginya. " Dengan susah payah, lalu dia berkata: Wahai Jibril, pergilah dan lihatlah itu. Maka dia pergi dan melihatnya, lalu datang dan berkata: Ya Tuhan, demi kemuliaan-Mu, aku khawatir tidak ada seorang pun yang akan memasukinya.” Beliau bersabda: “Ketika Allah menciptakan api, Dia bersabda: Wahai Jibril, pergilah dan lihatlah. Maka dia pergi dan melihatnya dan berkata: Ya Tuhan, dengan kekuatan-Mu, tidak ada seorang pun yang akan mendengarnya. Kemudian dia memasukinya dan mengelilinginya dengan hawa nafsu, lalu dia berkata: Wahai Jibril, pergilah dan lihatlah. Maka dia pergi dan melihatnya dan berkata: Ya Tuhan, demi kemuliaan-Mu, aku khawatir tidak ada seorang pun yang tersisa. Kecuali dia memasukinya.” Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi, Abu Dawud dan Al-Nasa’i.
Sumber
Misykatul Mashabih # 28/5696
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 28: Bab 28