Bulughul Maram — Hadis #53141
Hadis #53141
وَعَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ قَالَتْ : { أَوْلَمَ اَلنَّبِيُّ - صلى الله عليه وسلم -عَلَى بَعْضِ نِسَائِهِ بِمُدَّيْنِ مِنْ شَعِيرٍ } أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ 1 .1 - مرسل . رواه البخاري (5172) ، من طريق الثوري ، عن منصور بن صفية ، عن أم صفية ، به . قلت : وهذا مرسل ، صفية بنت شيبة تابعية لا تثبت لها صحبة ، كما جزم بذلك غير واحد كابن سعد وابن حبان وغيرهما. وقد افق الثقات كابن مهدي ووكيع ، والفريابي ، وابن أبي زائدة وغيرهم في روايتهم للحديث عن سفيان فلم يتعدوا فيه " صفية بنت شيبة " . وخالفهم بعض الضعفاء كيحيى بن اليمان ، ومؤمل بن إسماعيل فرووه عن الثوري ، فقالوا فيه : " عن صفية بنت شيبة ، عن عائشة " . وأحسن من رواه عن الثوري بذكر " عائشة " أبو أحمد الزبيري ؛ محمد بن عبد الله ، رواه أحمد ( 6 / 113 ) فهو ثقة ؛ إلا أن روايته عن الثوري فيها كلام ، بل قال الإمام أحمد : " كان كثير الخطأ في حديث سفيان " . ولذلك قال بإرساله النسائي كما في " الكبرى " ( 4 / 140 ) ، وإسماعيل القاضي كما في " النكت الظراف " ( 11 / 342 ) ، والبرقاني ، والدارقطني كما في "الفتح" ( 9 / 238 - 239 ).
Atas wewenang Safiya binti Shaybah, dia berkata: {Nabi – semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian – memberi beberapa istrinya segenggam jelai. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari 1.1. - Mursal. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (5172), melalui Al-Thawri, atas wewenang Mansur bin Safiya, atas wewenang Ummu Safiya, dengan itu. Saya berkata: Ini adalah mursal, Safiya binti Shaybah, seorang Tabi'i, yang tidak terbukti memiliki sahabat, karena lebih dari satu orang yang membenarkan hal ini, seperti Ibnu Sa'd dan Ibnu Hibban. Dan lainnya. Para ulama yang terpercaya, seperti Ibnu Mahdi, Waki’, Al-Faryabi, Ibnu Abi Za’idah, dan lain-lain sepakat dalam riwayat haditsnya dari Sufyan, dan tidak melampaui “Safiya binti Shaybah.” Beberapa orang yang lemah, seperti Yahya bin Al-Yaman dan Mu’mil bin Ismail, tidak sependapat dengan mereka, meriwayatkannya berdasarkan otoritas Al-Thawri, dan mereka berkata di dalamnya: “Atas otoritas Safiya binti Shaybah, atas otoritas Aisha.” Dan sebaik-baiknya orang yang meriwayatkannya pada riwayat Al-Thawri dengan menyebutkannya. Aisha” Abu Ahmed Al-Zubayri; Muhammad bin Abdullah, meriwayatkan Ahmad (6/113), maka dia adalah orang yang dapat dipercaya. Kecuali itu Narasinya tentang otoritas Al-Thawri memuat beberapa kata, bahkan Imam Ahmad berkata: “Dia banyak melakukan kesalahan dalam hadits Sufyan.” Itulah sebabnya beliau mengatakan dalam riwayatnya melalui Al-Nasa’i seperti pada “Al-Kubra” (4/140), dan Ismail Al-Qadi seperti dalam “Al-Nakat Al-Zaraf” (11/342), dan Al-Barqani dan Al-Daraqutni seperti dalam “Al-Fath” (9/238-239).
Diriwayatkan oleh
Safiya, Binti Shaiba
Sumber
Bulughul Maram # 8/1045
Kategori
Bab 8: Bab 8