Bulughul Maram — Hadis #53235
Hadis #53235
وَعَنْ سَمُرَةَ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ مَنْ قَتَلَ عَبْدَهُ قَتَلْنَاهُ, وَمَنْ جَدَعَ عَبْدَهُ جَدَعْنَاهُ } رَوَاهُ أَحْمَدُ, وَالْأَرْبَعَةُ, وَحَسَّنَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, وَهُوَ مِنْ رِوَايَةِ اَلْحَسَنِ اَلْبَصْرِيِّ عَنْ سَمُرَةَ, وَقَدْ اُخْتُلِفَ فِي سَمَاعِهِ مِنْهُ 1 .
وَفِي رِوَايَةٍ لِأَبِي دَاوُدَ, وَالنَّسَائِيِّ: { وَمَنْ خَصَى عَبْدُهُ خَصَيْنَاهُ } . وَصَحَّحَ اَلْحَاكِمُ هَذِهِ اَلزِّيَادَةَ 2 .1 - ضعيف. رواه أحمد (50 و 11 و 12 و 18 و 19 )، وأبو داود (4515)، والنسائي (81)، والترمذي (1414)، وابن ماجه (2663) من طريق الحسن، عن سمرة، به. وليس الأمر هنا إثبات أسمع الحسن من سمرة أم لا؟ فهو لا شك قد ثبت سماعه منه، ولكنه رحمه الله كان يدلس، فلا يقبل من حديثه إلا ما صرح فيه بالسماع، وهو ما لا يوجد هنا. "فائدة": في رواية الإمام أحمد (50) بالإسناد الصحيح التصريح بأن الحسن لم يسمع هذا الحديث من سمرة.
2 - ضعيف أيضا. وهذه الرواية عند أبي داود (4516)، والنسائي (80 - 21)، والحاكم (4 /367 - 368) وعلته كعلة سابقة.
Dari hadis Samurah – radhiyallahu ‘anhu – beliau bersabda: Rasulullah – semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian – bersabda: {Barangsiapa membunuh hambanya, Kami akan membunuhnya, dan siapa yang membunuh hambanya, Kami akan membunuhnya.} Diriwayatkan oleh Ahmad, dan keempatnya, dan itu digolongkan hasan oleh al-Tirmidzi, dan itu dari riwayat al-Hasan al-Basri pada riwayat Samurah, dan terjadilah perbedaan pendapat mengenai hal tersebut. apa yang dia dengar darinya. 1. Dan setia Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Al-Nasa'i: {Dan barang siapa yang membuat hamba-Nya menjadi kasim, maka Kami akan jadikan dia kasim}. Al-Hakim membenarkan penambahan ini. 2. 1 - Lemah. Diriwayatkan oleh Ahmad (50, 11, dan 12, 18 dan 19), Abu Dawud (4515), Al-Nasa’i (81), Al-Tirmidzi (1414), dan Ibnu Majah (2663) melalui Al-Hasan, atas wewenang Samurah, melalui beliau. Persoalannya di sini bukan untuk membuktikan apakah Al-Hasan mendengar dari Samurah atau tidak? Tidak ada keraguan bahwa dia mendengarnya darinya, tetapi dia, semoga Tuhan mengasihaninya, mendengarnya Dia menipu, sehingga tidak ada satupun hadisnya yang diterima kecuali apa yang dia nyatakan secara tegas bahwa dia telah mendengarnya, yang tidak ditemukan di sini. “Faida”: Dalam riwayat Imam Ahmad (50) dengan runtut yang benar terdapat pernyataan bahwa Al-Hasan tidak mendengar hadits ini dari Samurah. 2 - Itu juga lemah. Riwayat ini menurut Abu Dawud (4516), Al-Nasa’i (80 – 21), dan Al-Hakim (4/367 – 368) dan alasannya adalah sebagai alasan. preseden...
Diriwayatkan oleh
Samurah (RA)
Sumber
Bulughul Maram # 9/1172
Kategori
Bab 9: Bab 9