Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah — Hadis #48044
Hadis #48044
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي قَيْسٍ، قَالَ: سَأَلْتُ عَائِشَةَ، عَنْ قِرَاءَةِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَكَانَ يُسِرُّ بِالْقِرَاءَةِ أَمْ يَجْهَرُ؟ قَالَتْ: كُلُّ ذَلِكَ قَدْ كَانَ يَفْعَلُ قَدْ كَانَ رُبَّمَا أَسَرَّ وَرُبَّمَا جَهَرَ فَقُلْتُ: الْحَمْدُ لِلَّهِ، الَّذِي جَعَلَ فِي الأَمْرِ سَعَةً.
Qutaibah meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Al-Layth meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Muawiyah bin Shalih, atas wewenang Abdullah bin Abi Qais, dia berkata: Saya bertanya kepada Aisha, tentang bacaan Apakah Nabi Muhammad SAW membaca dengan pelan atau dengan suara keras? Dia berkata: Dia biasa melakukan semua itu. Mungkin dia membacakannya dengan pelan, dan terkadang dia melakukannya. Dia berbicara dengan keras, dan aku berkata: Segala puji bagi Tuhan yang telah melimpahkan segala sesuatunya.
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin Abi Qais (RA)
Sumber
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 44/316
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 44: Bab 44