15 Hadis
01
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/342
Kharijah bin Zaid bin Tsabit (RA)
حَدَّثَنَا عَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ الدُّورِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِئِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي أَبُو عُثْمَانَ الْوَلِيدُ بْنُ أَبِي الْوَلِيدِ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ خَارِجَةَ، عَنْ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ، قَالَ‏:‏ دَخَلَ نَفَرٌ عَلَى زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ، فَقَالُوا لَهُ‏:‏ حَدِّثْنَا أَحَادِيثَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، قَالَ‏:‏ مَاذَا أُحَدِّثُكُمْ‏؟‏ كُنْتُ جَارَهُ فَكَانَ إِذَا نَزَلَ عَلَيْهِ الْوَحْيُ بَعَثَ إِلَيَّ فَكَتَبْتُهُ لَهُ، فَكُنَّا إِذَا ذَكَرْنَا الدُّنْيَا ذَكَرَهَا مَعَنَا، وَإِذَا ذَكَرْنَا الآخِرَةَ ذَكَرَهَا مَعَنَا، وَإِذَا ذَكَرْنَا الطَّعَامَ ذَكَرَهُ مَعَنَا، فَكُلُّ هَذَا أُحَدِّثُكُمْ عَنِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏.‏
Abbas bin Muhammad al-Duri menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdullah bin Yazid al-Muqri menceritakan kepada kami, dia berkata: Laith bin Saad menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Otsman Al-Walid bin Abi Al-Walid, atas wewenang Suleiman bin Kharijah, atas wewenang Kharijah bin Zayd bin Thabit, dia berkata: Sekelompok orang memasuki Zayd bin Thabit, maka mereka berkata kepadanya: Ceritakan kepada kami hadits Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian. Dia berkata: Apa yang harus kukatakan padamu? Aku adalah tetangganya, dan bilamana wahyu turun kepadanya, maka dia akan mengirimkan kepadaku, maka aku menuliskannya untuknya, maka ketika kami menyebutkan dunia ini, dia akan menyebutkannya bersama kami, dan ketika kami menyebutkan akhirat, dia akan menyebutkannya bersama kami, dan ketika kami menyebutkan Makanan telah disebutkan bersama kami, jadi saya menceritakan semua ini kepada Anda atas wewenang Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian.
02
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/343
Amr bin al-As (RA)
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ مُوسَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ بُكَيْرٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ زِيَادِ بْنِ أَبِي زِيَادٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ، عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ، قَالَ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، يُقْبِلُ بِوَجْهِهِ وَحَدِيثِهِ عَلَى أَشَرِّ الْقَوْمِ، يَتَأَلَّفُهُمْ بِذَلِكَ فَكَانَ يُقْبِلُ بِوَجْهِهِ وَحَدِيثِهِ عَلَيَّ، حَتَّى ظَنَنْتُ أَنِّي خَيْرُ الْقَوْمِ، فَقُلْتُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، أَنَا خَيْرٌ أَوْ أَبُو بَكْرٍ‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ أَبُو بَكْرٍ، فَقُلْتُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، أَنَا خَيْرٌ أَوْ عُمَرُ‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ عُمَرُ، فَقُلْتُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، أَنَا خَيْرٌ أَوْ عُثْمَانُ‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ عُثْمَانُ، فَلَمَّا سَأَلْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَصَدَقَنِي فَلَوَدِدْتُ أَنِّي لَمْ أَكُنْ سَأَلْتُهُ‏.‏
Ishaq bin Musa menceritakan kepada kami, dia berkata: Yunus bin Bukayr menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Ishaq, atas wewenang Ziyad bin Abi Ziyad, atas wewenang Muhammad bin Ka’b. Al-Qurazi, dari Amr bin Al-Aas, berkata: Rasulullah SAW, biasa memperlihatkan wajahnya dan ucapannya kepada orang-orang yang paling jahat. Dengan itu, beliau biasa mengarahkan wajah dan ucapannya kepadaku, hingga aku berpikir bahwa aku adalah orang yang paling baik, maka aku berkata: Wahai Rasulullah, lebih baik aku atau Abu Bakar? Dia berkata: Abu Bakar, maka aku berkata: Wahai Rasulullah, apakah aku lebih baik atau Omar? Dia berkata: Omar, maka aku berkata: Wahai Rasulullah, apakah aku lebih baik atau Utsman? Dia berkata: Utsman, ketika aku bertanya kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan dia percaya padaku, aku berharap aku tidak memintanya.
03
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/344
Anas ibn Maik (RA)
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ الضُّبَعِيُّ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ‏:‏ خَدَمْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَشْرَ سِنِينَ، فَمَا قَالَ لِي أُفٍّ قَطُّ، وَمَا قَالَ لِشَيْءٍ صَنَعْتُهُ، لِمَ صَنَعْتَهُ، وَلا لِشَيْءٍ تَرَكْتُهُ، لِمَ تَرَكْتَهُ‏؟‏ وَكَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، مِنْ أَحْسَنِ النَّاسِ خُلُقًا، وَلا مَسَسْتُ خَزًّا وَلا حَرِيرًا، وَلا شَيْئًا كَانَ أَلْيَنَ مِنْ كَفِّ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، وَلا شَمَمْتُ مِسْكًا قَطُّ، وَلا عِطْرًا كَانَ أَطْيَبَ مِنْ عَرَقِ رسول الله صلى الله عليه وسلم‏.‏
Qutayba bin Saeed menceritakan kepada kami, dia berkata: Ja’far bin Sulaiman al-Dhab’i menceritakan kepada kami, atas wewenang Tsabit, atas wewenang Anas bin Malik, dia berkata: Aku mengabdi pada Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian. Dia tetap damai selama sepuluh tahun, dan dia tidak pernah mengatakan “F” kepada saya, dia juga tidak mengatakan “Mengapa saya melakukannya” atau “Mengapa saya meninggalkannya” atau “Mengapa saya meninggalkannya?” Rasulullah SAW adalah salah satu orang terbaik. Saya belum pernah menyentuh sutera atau sutera, atau apapun yang lebih lembut dari telapak tangan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, saya juga tidak pernah mencium bau musk. Belum pernah ada wewangian yang lebih wangi daripada keringat Rasulullah SAW.
04
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/345
Anas bin Malik (RA)
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، وَأَحَمْدُ بْنُ عَبْدَةَ هُوَ الضَّبِّيُّ، وَالْمَعْنَى وَاحِدٌ، قَالا‏:‏ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ سَلْمٍ الْعَلَوِيِّ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، أَنَّهُ كَانَ عِنْدَهُ رَجُلٌ بِهِ أَثَرُ صُفْرَةٍ، قَالَ‏:‏ وَكَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، لا يكَادُ يُواجِهُ أَحَدًا بِشَيْءٍ يَكْرَهُهُ، فَلَمَّا قَامَ، قَالَ لِلْقَوْمِ‏:‏ لَوْ قُلْتُمْ لَهُ يَدَعُ هَذِهِ الصُّفْرَةَ‏.‏
Qutaibah bin Saeed meriwayatkan kepada kami, dan Ahmad bin Abdah adalah Al-Dhabi, dan artinya sama. Mereka berkata: Hammad bin Zaid meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Salam Al-Alawi, Atas wewenang Anas bin Malik, atas wewenang Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, bahwa dia mempunyai seorang lelaki dengan bekas-bekas kekuningan. Dia berkata: Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, adalah Dia menyapa. Jarang sekali ia menghadapkan seseorang pada sesuatu yang dibencinya, sehingga ketika ia bangun, ia berkata kepada orang-orang: Seandainya kalian menyuruhnya meninggalkan rambut kuning ini.
05
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/346
Aisyah (RA)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي عَبْدِ اللهِ الْجَدَلِيِّ وَاسْمُهُ عَبْدُ بْنُ عَبْدٍ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّهَا قَالَتْ‏:‏ لَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَاحِشًا، وَلا مُتَفَحِّشًا وَلا صَخَّابًا فِي الأَسْوَاقِ، وَلا يَجْزِئُ بِالسَّيِّئَةِ السَّيِّئَةَ، وَلَكِنْ يَعْفُو وَيَصْفَحُ‏.‏
Muhammad bin Bashar meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Muhammad bin Ja’far meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Syu’bah meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Abu Ishaq, atas wewenang Abu Abdullah al-Jadali. Namanya adalah Abd ibn Abd, berdasarkan otoritas Aisha, yang berkata: Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, tidak cabul, tidak senonoh, atau keras dalam pidatonya. pasar, dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan memaafkan dan memaafkan.
06
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/347
Aisyah (RA)
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ الْهَمْدَانِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ‏:‏ مَا ضَرَبَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، بِيَدِهِ شَيْئًا قَطُّ، إِلا أَنْ يُجَاهِدَ فِي سَبِيلِ اللهِ، وَلا ضَرَبَ خَادِمًا َوِلا امْرَأَةً‏.‏
Harun bin Ishaq Al-Hamdani menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdah menceritakan kepada kami, atas wewenang Hisham bin Urwa, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Aisha, dia berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, tidak pernah memukul apa pun dengan tangannya, kecuali dia berperang di jalan Allah, dan dia tidak pernah memukul seorang hamba atau wanita.
07
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/348
Aisyah (RA)
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ عِيَاضٍ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ‏:‏ مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم مُنْتَصِرًا مِنْ مَظْلَمَةٍ ظُلِمَهَا قَطُّ، مَا لَمْ يُنْتَهَكْ مِنْ مَحَارِمِ اللهِ تَعَالَى شَيْءٌ، فَإِذَا انْتُهِكَ مِنْ مَحَارِمِ اللهِ شَيْءٌ كَانَ مِنْ أَشَدِّهِمْ فِي ذَلِكَ غَضَبًا، وَمَا خُيِّرَ بَيْنَ أَمْرَيْنِ، إِلا اخْتَارَ أَيْسَرَهُمَا، مَا لَمْ يَكُنْ مَأْثَمًا‏.‏
Ahmad bin Abdah Al-Dhabi menceritakan kepada kami, dia berkata: Fudayl bin Iyadh menceritakan kepada kami, atas wewenang Mansour, atas wewenang Al-Zuhri, atas wewenang Urwa, atas wewenang Aisyah, Dia berkata: Aku belum pernah melihat Rasulullah SAW, menang atas kezaliman yang telah dianiayanya, kecuali salah satu larangan Tuhan Yang Maha Esa dilanggar. Jika dilanggar, Di antara hal-hal yang diharamkan Allah, beliau termasuk yang paling murka karenanya, dan beliau tidak diberikan pilihan antara dua perkara melainkan memilih perkara yang lebih mudah di antara keduanya, asal tidak berdosa.
08
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/349
Aisyah (RA)
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتِ‏:‏ اسْتَأْذَنَ رَجُلٌ عَلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، وَأَنَا عِنْدَهُ، فَقَالَ‏:‏ بِئْسَ ابْنُ الْعَشِيرَةِ أَوْ أَخُو الْعَشِيرَةِ، ثُمَّ أَذِنَ لَهُ، فَأَلانَ لَهُ الْقَوْلَ، فَلَمَّا خَرَجَ، قُلْتُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، قُلْتَ مَا قُلْتَ ثُمَّ أَلَنْتَ لَهُ الْقَوْلَ‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ يَا عَائِشَةُ، إِنَّ مِنْ شَرِّ النَّاسِ مَنْ تَرَكَهُ النَّاسُ أَوْ وَدَعَهُ النَّاسُ اتِّقَاءَ فُحْشِهِ‏.‏
Ibnu Abi Umar meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Sufyan meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin Al-Munkadir, atas wewenang Urwa, atas wewenang Aisyah, yang mengatakan: Ada seorang laki-laki yang meminta izin kepada Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, ketika aku bersamanya, dan dia berkata: “Sungguh celakalah anak dari klan atau saudara dari klan.” Kemudian dia memberinya izin, dan pernyataan itu dijelaskan kepadanya, jadi kapan Dia pergi. Aku berkata: Wahai Rasulullah, kamu mengatakan apa yang kamu katakan, lalu apakah kamu harus berbicara dengannya? Beliau bersabda: Wahai Aisyah, diantara manusia yang paling buruk adalah dia yang ditinggalkan atau ditinggalkan oleh manusia. Orang-orang menghindari kecabulannya
09
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/350
al-Hasan bin Ali (RA)
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ وَكِيعٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا جُمَيْعُ بْنُ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْعِجْلِيُّ، قَالَ‏:‏ أَنْبَأَنَا رَجُلٌ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ مِنْ وَلَدِ أَبِي هَالَةَ زَوْجِ خَدِيجَةَ، وَيُكْنَى أَبَا عَبْدِ اللهِ، عَنِ ابْنٍ لأَبِي هَالَةَ، عَنِ الْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ، قَالَ‏:‏ قَالَ الْحُسَيْنُ‏:‏ سَأَلْتُ أَبي عَنْ سِيرَةِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فِي جُلَسَائِهِ، فَقَالَ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، دَائِمَ الْبِشْرِ، سَهْلَ الْخُلُقِ، لَيِّنَ الْجَانِبِ، لَيْسَ بِفَظٍّ وَلا غَلِيظٍ، وَلا صَخَّابٍ وَلا فَحَّاشٍ، وَلا عَيَّابٍ وَلا مُشَاحٍ، يَتَغَافَلُ عَمَّا لا يَشْتَهِي، وَلا يُؤْيِسُ مِنْهُ رَاجِيهِ وَلا يُخَيَّبُ فِيهِ، قَدْ تَرَكَ نَفْسَهُ مِنْ ثَلاثٍ‏:‏ الْمِرَاءِ، وَالإِكْثَارِ، وَمَا لا يَعْنِيهِ، وَتَرَكَ النَّاسَ مِنْ ثَلاثٍ‏:‏ كَانَ لا يَذُمُّ أَحَدًا، وَلا يَعِيبُهُ، وَلا يَطْلُبُ عَوْرتَهُ، وَلا يَتَكَلَّمُ إِلا فِيمَا رَجَا ثَوَابَهُ، وَإِذَا تَكَلَّمَ أَطْرَقَ جُلَسَاؤُهُ، كَأَنَّمَا عَلَى رُؤُوسِهِمُ الطَّيْرُ، فَإِذَا سَكَتَ تَكَلَّمُوا لا يَتَنَازَعُونَ عِنْدَهُ الْحَدِيثَ، وَمَنْ تَكَلَّمَ عِنْدَهُ أَنْصَتُوا لَهُ حَتَّى يَفْرُغَ، حَدِيثُهُمْ عِنْدَهُ حَدِيثُ أَوَّلِهِمْ، يَضْحَكُ مِمَّا يَضْحَكُونَ مِنْهُ، وَيَتَعَجَّبُ مِمَّا يَتَعَجَّبُونَ مِنْهُ، وَيَصْبِرُ لِلْغَرِيبِ عَلَى الْجَفْوَةِ فِي مَنْطِقِهِ وَمَسْأَلَتِهِ، حَتَّى إِنْ كَانَ أَصْحَابُهُ، وَيَقُولُ‏:‏ إِذَا رَأَيْتُمْ طَالِبَ حَاجَةٍ يِطْلُبُهَا فَأَرْفِدُوهُ، وَلا يَقْبَلُ الثَّنَاءَ إِلا مِنْ مُكَافِئٍ وَلا يَقْطَعُ عَلَى أَحَدٍ حَدِيثَهُ حَتَّى يَجُوزَ فَيَقْطَعُهُ بِنَهْيٍ أَوْ قِيَامٍ‏.‏
Sufyan bin Waki’ menceritakan kepada kami, dia berkata: Juma bin Omar bin Abdul Rahman Al-Ijli menceritakan kepada kami, dia berkata: Seorang laki-laki dari Bani Tamim menceritakan kepada kami dari Putra Abi Hala, suami Khadijah, dan nama panggilannya adalah Abu Abdullah, atas wewenang Ibnu Abi Hala, atas wewenang Al-Hasan bin Ali, yang berkata: Al-Hussein berkata: Aku bertanya Ayah saya menyebutkan biografi Nabi Muhammad SAW dalam pertemuannya. Beliau bersabda: Rasulullah SAW selalu bersifat baik hati, santai, berwatak lembut, tidak kasar dan tidak kasar. Ia keras, tidak lantang, tidak cabul, tidak memfitnah, tidak memfitnah, tidak menghiraukan apa yang tidak dikehendaki, tidak putus asa, dan tidak mengecewakan. Di dalamnya, beliau meninggalkan dirinya dari tiga hal: kemunafikan, sikap berlebih-lebihan, dan apa yang tidak menjadi perhatiannya, dan beliau meninggalkan manusia dari tiga hal: beliau tidak menjelek-jelekkan siapa pun, juga tidak mencari-cari kesalahan mereka, juga tidak mencari auratnya, dan hanya berbicara tentang apa yang ia harapkan mendapat pahala. Dan ketika dia berbicara, para sahabatnya mengetuk, seolah-olah ada burung di kepala mereka, dan ketika mereka diam Mereka berbicara tanpa memperdebatkan percakapan dengannya, dan siapa pun yang berbicara dengannya, mereka mendengarkannya sampai dia selesai. Percakapan mereka dengannya adalah percakapan mereka yang pertama. Dia menertawakan apa yang mereka tertawakan, dan dia kagum dengan apa yang mereka kagumi, dan dia sabar terhadap orang asing meskipun dia tidak punya logika dan pertanyaan, meskipun dia Para sahabatnya, dan beliau bersabda: Jika kamu melihat seseorang meminta suatu kebutuhan, maka pujilah dia. Dia tidak menerima pujian kecuali dari orang yang memberi pahala, dan Dia tidak memotongnya dari siapapun. Pidatonya sampai halal, lalu diselanya dengan larangan atau pendirian.
10
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/351
Jabir bin Abdi'llah Say (RA)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللهِ، يَقُولُ‏:‏ مَا سُئِلَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، شَيْئًا قَطُّ فَقَالَ‏:‏ لا‏.‏
Muhammad bin Bashar menceritakan kepada kami, dia berkata: Abd al-Rahman bin Mahdi menceritakan kepada kami, dia berkata: Sufyan menceritakan kepada kami, atas wewenang Muhammad bin al-Munkadir, dia berkata: Saya mendengar Jabir bin Abdullah berkata: Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, tidak pernah ditanya apa pun dan dia berkata: Tidak.
11
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/352
Ibnu Abbas (RA)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ عِمْرَانَ أَبُو الْقَاسِمِ الْقُرَشِيُّ الْمَكِّيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ، وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ، حَتَّى يَنْسَلِخَ، فَيَأْتِيهِ جِبْرِيلُ، فَيَعْرِضُ عَلَيْهِ الْقُرْآنَ، فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ‏.‏
Abdullah bin Imran Abu Al-Qasim Al-Qurashi Al-Makki meriwayatkan kepada kami, ia berkata: Ibrahim bin Saad meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Ibnu Shihab, atas wewenang Ubayd Allah, atas wewenang Ibnu Abbas, ia berkata: Rasulullah SAW, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, adalah orang yang paling dermawan dengan kebaikan, dan dialah yang paling dermawan di bulan Ramadhan, bahkan Itu dikupas, dan Jibril mendatanginya dan menunjukkan kepadanya Al-Qur'an. Ketika Jibril bertemu dengannya, Rasulullah SAW lebih dermawan dengan kebaikan daripada angin. Yang dikirim
12
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/353
Anas bin Malik (RA)
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم، لا يَدَّخِرُ شَيْئًا لِغَدٍ‏.‏
Qutayba bin Saeed memberi tahu kami, dia berkata: Ja'far bin Sulaiman memberi tahu kami, atas otoritas Thabit, atas otoritas Anas bin Malik, dia berkata: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, tidak menyisihkan Sesuatu untuk hari esok...
13
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/354
Umar bin Khattab (RA)
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مُوسَى بْنِ أَبِي عَلْقَمَةَ الْمَدِينِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ، أَنَّ رَجُلا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فَسَأَلَهُ أَنْ يُعْطِيَهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ مَا عِنْدِي شَيْءٌ، وَلَكِنِ ابْتَعْ عَلَيَّ، فَإِذَا جَاءَنِي شَيْءٌ قَضَيْتُهُ فَقَالَ عُمَرُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، قَدْ أَعْطَيْتُهُ فَمَّا كَلَّفَكَ اللَّهُ مَا لا تَقْدِرُ عَلَيْهِ، فَكَرِهَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم قَوْلَ عُمَرَ، فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، أَنْفِقْ وَلا تَخَفْ مِنْ ذِي الْعَرْشِ إِقْلالا، فَتَبَسَّمَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَعُرِفَ فِي وَجْهِهِ الْبِشْرَ لِقَوْلِ الأَنْصَارِيِّ، ثُمَّ قَالَ‏:‏ بِهَذَا أُمِرْتُ‏.‏
Harun bin Musa bin Abi Alqamah Al-Madini menceritakan kepada kami, dia berkata: Ayahku memberitahuku, atas wewenang Hisham bin Saad, atas wewenang Zayd bin Aslam, atas wewenang ayahnya, Atas wewenang Omar Ibn Al-Khattab, bahwa ada seorang laki-laki datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, dan memintanya untuk memberinya sesuatu. Nabi Muhammad SAW bersabda: Saya tidak punya Sesuatu, tetapi belilah pada saya, maka ketika ada sesuatu yang datang kepada saya, saya membayarnya, dan Umar berkata: Wahai Rasulullah, saya telah memberikannya, maka Allah tidak membebani Anda dengan apa yang tidak mampu Anda beli, maka dia memikirkannya. Nabi, semoga doa dan damai Allah besertanya, memberi tahu Umar, dan seorang pria dari Ansar berkata: Wahai Rasulullah, belanjakanlah dan jangan takut akan kekurangan kekuasaan dari Yang memiliki Arsy. Kemudian Rasulullah sallallahu alaihi wasallam tersenyum dan wajahnya mengenali kabar baik tersebut, sesuai dengan apa yang dikatakan Al-Ansari, lalu dia berkata: Inilah yang diperintahkan kepadaku.
14
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/355
al-Rubai' binti Mu'awwidh bin Afra' (RA)
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا شَرِيكٌ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ، عَنِ الرُّبَيِّعِ بِنْتِ مُعَوِّذِ بْنِ عَفْرَاءَ، قَالَتْ‏:‏ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم، بِقِنَاعٍ مِنْ رُطَبٍ وَأَجْرٍ زُغْبٍ، فَأَعْطَانِي مِلْءَ كَفِّهِ حُلِيًّا وَذَهَبًا‏.‏
Ali bin Hajar menceritakan kepada kami, dia berkata: Syarik menceritakan kepada kami, atas wewenang Abdullah bin Muhammad bin Aqil, atas wewenang Al-Rabi’ binti Mu’adh bin Afra, Dia berkata: Aku datang kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dengan masker air bersih dan pakaian bagus, dan dia memberiku sebatang kurma penuh perhiasan dan emas.
15
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 48/356
Aisyah (RA)
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ خَشْرَمٍ، وَغَيْرُ وَاحِدٍ، قَالُوا‏:‏ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ‏:‏ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم، كَانَ يَقْبَلُ الْهَدِيَّةَ، وَيُثِيبُ عَلَيْهَا‏.‏
Ali bin Khashram dan lebih dari satu orang meriwayatkan kepada kami, mereka berkata: Issa bin Yunus meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Hisyam bin Urwa, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Aisha: Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, akan menerima hadiah dan memberi pahala kepada mereka.