2 Hadis
01
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 46/327
Aisyah (RA)
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَ‏:‏ إِنَّمَا كَانَ فِرَاشُ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، الَّذِي يَنَامُ عَلَيْهِ مِنْ أَدَمٍ، حَشْوُهُ لِيفٌ‏.‏
Ali bin Hajar meriwayatkan kepada kami, dia berkata: Ali bin Mushar meriwayatkan kepada kami, atas wewenang Hisyam bin Urwa, atas wewenang ayahnya, atas wewenang Aisyah, dia berkata: Itu hanya tempat tidur Rasulullah, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, di mana dia tidur terbuat dari manusia, diisi dengan serat.
02
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah # 46/328
Ja'far bin Muhammad (RA)
حَدَّثَنَا أَبُو الْخَطَّابِ زِيَادُ بْنُ يَحْيَى الْبَصْرِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مَيْمُونٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ‏:‏ سُئِلَتْ عَائِشَةُ،‏:‏ -‏.‏
وَسُئِلَتْ حَفْصَةُ، مَا كَانَ فِرَاشُ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم فِي بَيْتِكِ‏؟‏ قَالَتْ‏:‏ مِسْحًا نَثْنِيهِ ثَنِيَّتَيْنِ فَيَنَامُ عَلَيْهِ، فَلَمَّا كَانَ ذَاتَ لَيْلَةٍ، قُلْتُ‏:‏ لَوْ ثَنَيْتَهُ أَرْبَعَ ثَنْيَاتٍ، لَكَانَ أَوْطَأَ لَهُ، فَثَنَيْنَاهُ لَهُ بِأَرْبَعِ ثَنْيَاتٍ، فَلَمَّا أَصْبَحَ، قَالَ‏:‏ مَا فَرشْتُمْ لِيَ اللَّيْلَةَ قَالَتْ‏:‏ قُلْنَا‏:‏ هُوَ فِرَاشُكَ، إِلا أَنَّا ثَنَيْنَاهُ بِأَرْبَعِ ثَنْيَاتٍ، قُلْنَا‏:‏ هُوَ أَوْطَأُ لَكَ، قَالَ‏:‏ رُدُّوهُ لِحَالَتِهِ الأُولَى، فَإِنَّهُ مَنَعَتْنِي وَطَاءَتُهُ صَلاتيَ اللَّيْلَةَ‏.‏
Abu Al-Khattab Ziyad bin Yahya Al-Basri menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdullah bin Maimun menceritakan kepada kami, dia berkata: Ja'far bin Muhammad menceritakan kepada kami, atas wewenang ayahnya, Dia berkata: Aisha ditanya: - Dan Hafsa ditanya: Apa tempat tidur Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, di rumahmu? Dia berkata: Kain kabung yang kami lipat. Dua lipatan dan dia akan tidur di atasnya. Suatu malam, saya berkata: Seandainya saya melipatnya empat kali, pasti dia diturunkan, maka kami melipatnya empat kali untuknya. Di pagi hari, dia berkata: Kamu tidak membuatkan tempat tidur untukku malam ini. Dia berkata: Kami berkata: Ini adalah tempat tidurmu, hanya saja kami melipatnya menjadi empat lipatan. Kami berkata: Dia menyetubuhimu. Dia berkata: Kembalikan dia ke keadaan semula, karena persetubuhannya dengannya menghalangi saya untuk shalat malam ini.