Bab 16
Kembali ke Bab
01
Bulughul Maram # 16/1437
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ حَقُّ اَلْمُسْلِمِ عَلَى اَلْمُسْلِمِ سِتٌّ: إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ, وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ, وَإِذَا اِسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْهُ, وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اَللَّهَ فَسَمِّتْهُ 1 وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ, وَإِذَا مَاتَ فَاتْبَعْهُ } رَوَاهُ مُسْلِمٌ 2 .1 - كذا في" الأصل" بالسين المهملة، وهي كذلك في" الصحيح"، ووقع في" أ":" فشمته" بالشين المعجمة.2 - صحيح. رواه مسلم (2162) (5)، و"التسميت" بالسين المهملة، وأيضا بالمعجمة لغتان مشهورتان، وهو أن يقول للعاطس: يرحمك الله. يعني: بعد قول العاطس: الحمد لله.
Dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu - Rasulullah - semoga Allah sholawat dan saw - bersabda: {Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada enam: Jika bertemu dengannya, sapalah dia, dan bila Dia memanggilmu, jawablah dia, dan jika dia meminta nasihatmu, berilah nasehat, dan jika dia bersin, pujilah Allah, maka kamu panggil dia, dan jika dia sakit, jenguklah dia, dan jika dia meninggal Maka ikutilah dia} Diriwayatkan oleh Muslim 2. 1 - Ini adalah kasus di “Al-Asl” dengan dihilangkannya “Sin”, dan juga di “Al-Sahih”, dan muncul di “A”: “Jadi aku menciumnya” dengan kamus “Shin”. Artinya: setelah bersin berkata: Segala puji bagi Allah
02
Bulughul Maram # 16/1438
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ, وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ, فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اَللَّهِ عَلَيْكُمْ } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ 1 .1 - صحيح. وهذا اللفظ رواية لمسلم (2963) (9)، وأما اللفظ المتفق عليه، فهو قوله -صلى الله عليه وسلم-:" إذا نظر أحدكم إلى من فضل عليه في المال والخلق، فلينظر إلى من هو أسفل منه ممن فضل عليه". رواه البخاري (6490)، ومسلم (2963) (8) ولشرح الحديث انظر كتابي" ذم الدنيا" ص (17- 18).
Dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Rasulullah - semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya - bersabda: {Lihatlah siapa yang lebih rendah darimu, dan jangan melihat siapa yang lebih rendah darimu. Di atasmu, lebih utama lagi kamu tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan kepadamu. Disepakati 1. 1 - Sahih. Kata-kata ini adalah riwayat Muslim (2963) (9), dan adapun kata-kata yang disepakati, Sebagaimana sabdanya – semoga Allah SWT dan sallallahu ‘alaihi wa sallam –: “Jika salah seorang di antara kalian memandang orang yang lebih unggul darinya dalam hal uang dan akhlak, maka hendaklah ia melihat pada orang yang lebih rendah darinya dan orang yang lebih unggul darinya.” Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (6490) dan Muslim (2963) (8) dan untuk penjelasan hadisnya lihat buku saya “The Disregard of the World,” hal.
03
Bulughul Maram # 16/1439
وَعَنْ اَلنَوَّاسِ بْنِ سَمْعَانَ - رضى الله عنه - قَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -عَنْ اَلْبِرِّ وَالْإِثْمِ? فَقَالَ: { اَلْبِرُّ: حُسْنُ اَلْخُلُقِِ, وَالْإِثْمُ: مَا حَاكَ فِي صَدْرِكَ, وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ اَلنَّاسُ } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ 1 .1 - صحيح. رواه مسلم (2553).
Atas wewenang Al-Nawwas bin Samaan radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Saya bertanya kepada Rasulullah - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - tentang kebenaran dan dosa? Beliau bersabda: {Kebenaran: akhlak yang baik, dan kemaksiatan: yang membuat hatimu bimbang, dan yang tidak disukai orang jika mengetahuinya.} Diriwayatkan oleh Muslim 1.1 - Sahih. Diriwayatkan oleh Muslim (2553).
04
Bulughul Maram # 16/1441
وَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ لَا يُقِيمُ اَلرَّجُلُ اَلرَّجُلَ مِنْ مَجْلِسِهِ, ثُمَّ يَجْلِسُ فِيهِ, وَلَكِنْ تَفَسَّحُوا, وَتَوَسَّعُوا } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (6270)، ومسلم (2177) (28) واللفظ لمسلم.
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu keduanya - beliau bersabda: Rasulullah - semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya - bersabda: “Seseorang tidak boleh meninggikan laki-laki lain ketika dia sedang duduk, lalu Dia duduk di dalamnya, melainkan melebarkan dirimu dan melebarkan dirimu.} Disepakati 1.1 - Sahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (6270) dan Muslim (2177) (28) dan pengucapannya oleh Muslim.
05
Bulughul Maram # 16/1442
وَعَنْ اِبْنِ عَبَّاسٍ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا, فَلَا يَمْسَحْ يَدَهُ, حَتَّى يَلْعَقَهَا, أَوْ يُلْعِقَهَا } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (5456)، ومسلم (2031)، وهو عند البخاري بدون لفظ: "طعاما" وفي رواية أخرى لمسلم" من الطعام".
Atas wewenang Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu keduanya - dia berkata: Rasulullah - semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya - bersabda: {Jika salah seorang di antara kalian makan, janganlah ia mengusap tangannya sampai... Ia menjilatnya, atau menjilatnya} Setuju. 1 .1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (5456) dan Muslim (2031), dan menurut Al-Bukhari tanpa kata: “makanan” dan dalam riwayat lain oleh Muslim “makanan.”
06
Bulughul Maram # 16/1445
وَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ لَا تَبْدَؤُوا اَلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى بِالسَّلَامِ, وَإِذَا لَقَيْتُمُوهُمْ فِي طَرِيقٍ, فَاضْطَرُّوهُمْ إِلَى أَضْيَقِهِ } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ. 1 .1 - تقدم برقم (1310)، وقوله:" عنه" لا شك أن المراد به" علي بن أبي طالب" وذلك حسب ما يقتضيه السياق، وهو خطأ؛ لأن الحديث حديث أبي هريرة، وليس حديث علي، كما أن الأحاديث التالية تدل على صحة ذلك؛ إذا هي من رواية أبي هريرة -رضي الله عنه-.
Atas wewenangnya, dia berkata: Rasulullah - semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian - bersabda: {Janganlah kamu memulai salam kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani, tetapi jika kamu bertemu mereka di jalan, paksalah mereka. Sampai pada batas yang paling sempit} Diriwayatkan oleh Muslim. 1 .1 - Didahului dengan angka (1310), dan perkataannya: "tentang dia" niscaya itulah yang dimaksud dengan "Ali bin Abi Thalib" dan itu sesuai dengan konteksnya, dan itu salah; Karena hadits tersebut merupakan hadits Abu Hurairah. Ini bukan hadis Ali, dan hadis berikut menunjukkan kesahihannya; Demikian dari riwayat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu -
07
Bulughul Maram # 16/1446
وَعَنْ اَلنَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم -قَالَ: { إِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ: اَلْحَمْدُ لِلَّهِ, وَلْيَقُلْ لَهُ أَخُوهُ يَرْحَمُكَ اَللَّهُ, فَإِذَا قَالَ لَهُ: يَرْحَمُكَ اَللَّهُ, فَلْيَقُلْ: يَهْدِيكُمُ اَللَّهُ, وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ } أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ. 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (6224).
Dan atas wewenang Nabi – semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian – dia bersabda: {Jika salah satu dari kalian bersin, hendaklah dia berkata: Segala puji bagi Tuhan, dan biarlah saudaranya berkata kepadanya, semoga Tuhan mengasihani kamu. Maka jika dia berkata kepadanya: Semoga Tuhan mengasihanimu, maka hendaklah dia berkata: Semoga Tuhan memberi petunjuk kepadamu dan berdamai denganmu. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari. 1.1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (6224).
08
Bulughul Maram # 16/1448
وَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ إِذَا اِنْتَعَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِالْيَمِينِ, وَإِذَا نَزَعَ فَلْيَبْدَأْ بِالشِّمَالِ, وَلْتَكُنْ اَلْيُمْنَى أَوَّلَهُمَا تُنْعَلُ, وَآخِرَهُمَا تُنْزَعُ } 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (5856)، ومسلم (2097) واللفظ للبخاري.
Atas otoritasnya, dia berkata: Rasulullah - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - bersabda: {Jika salah satu dari kalian memakai sepatu, biarkan dia mulai dengan yang kanan, dan jika dia melepasnya, biarkan dia mulai dengan yang kiri. Dan biarlah tangan kanan menjadi yang pertama dari keduanya yang akan bersepatu, dan yang terakhir dari keduanya yang dilepas.} 1.1 - Sahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (5856) dan Muslim (2097) dan susunan katanya oleh Al-Bukhari.
09
Bulughul Maram # 16/1451
وَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ لَا يَنْظُرُ اَللَّهُ إِلَى مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلَاءَ } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (5783)، ومسلم (2085) (42).
Atas wewenang Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu keduanya - dia berkata: Rasulullah - semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya - bersabda: {Tuhan tidak memandang orang yang menarik pakaiannya karena kesombongan.} Disepakati. 1 .1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (5783) dan Muslim (2085) (42).
10
Bulughul Maram # 16/1452
وَعَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -قَالَ: { إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ, وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ, فَإِنَّ اَلشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ, وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ. 11 - صحيح. رواه مسلم (2020).
Atas wewenangnya, Rasulullah SAW bersabda: {Jika salah seorang di antara kalian makan, hendaklah dia makan dengan tangan kanannya, dan jika dia minum, biarlah dia minum dengan tangan kanannya, karena Setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya. Diriwayatkan oleh Muslim. 1.1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Muslim (2020).
11
Bulughul Maram # 16/1453
وَعَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ, عَنْ أَبِيهِ, عَنْ جَدِّهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ كُلْ, وَاشْرَبْ, وَالْبَسْ, وَتَصَدَّقْ فِي غَيْرِ سَرَفٍ, وَلَا مَخِيلَةٍ } أَخْرَجَهُ أَبُو دَاوُدَ, وَأَحْمَدُ, وَعَلَّقَهُ اَلْبُخَارِيُّ. 1 .1 - حسن. رواه الطيالسي (2261)، وأحمد (6695 و 6708)، وعلقه البخاري (10 / 252 / فتح)، ولكنه عندهما بلفظ الجمع. وعند أحمد زيادة:" إن الله يحب أن ترى نعمته على عبده"، وهي -أيضا- للطيالسي إلا أن عنده:" يرى أثر"، والباقي مثله، ولكن الحديث عنده دون الاستثناء، وروى الترمذي الزيادة فقط (2819)، وقال:" حديث حسن"، ورواه النسائي (5 / 79)، وابن ماجه (3605) بدون الزيادة، وأخيرا: من هذا التخريج يعلم أن عزوه لأبي داود وهم من الحافظ -رحمه الله- ، إلا أن يكون الحافظ أراد أبا داود الطيالسي، فإني رأيته في" الفتح" عزاه للطيالسي دون السجستاني، وأيضا الحديث عندهم جميعا بصيغة الجمع لا المفرد كما قال الحافظ.
Atas wewenang Amr bin Shuaib, atas wewenang ayahnya, atas wewenang kakeknya, dia berkata: Rasulullah - semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian - bersabda: “Makan, minum, pakai, dan bersedekah tanpa berlebihan.” Dan tidak ada imajinasi. Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ahmad, dan dijelaskan oleh Al-Bukhari. 1 .1 - Hasan. Diriwayatkan oleh Al-Tayalisi (2261), Ahmad (6695 dan 6708), dan diberi keterangan oleh Al-Bukhari (10/252/Fath), namun menurut mereka diucapkan Jamak. Dan menurut Ahmad Ziyada: “Allah senang kamu melihat keberkahan-Nya atas hamba-Nya,” dan itu - juga - oleh Al-Tayalisi, kecuali bersamanya: “Dia melihat jejak,” dan sisanya seperti itu, tetapi hadits itu ada bersamanya tanpa kecuali, dan Al-Tirmidzi meriwayatkan tambahannya saja (2819), dan dia berkata: “Hadits yang baik,” dan itu diriwayatkan oleh Al-Nasa’i (5/79), dan Ibnu Majah. (3605) tanpa tambahan, dan terakhir: dari penilaian ini diketahui bahwa atribusinya kepada Abu Dawud dan mereka berasal dari Al-Hafiz - semoga Tuhan mengasihaninya - kecuali Al-Hafiz yang dimaksud adalah Abu Dawud Al-Tayalisi, karena saya melihatnya di “Al-Fath” mengaitkannya dengan Al-Tayalisi bukan Al-Sijistani, dan juga hadits menurut mereka semua berbentuk jamak, bukan tunggal, seperti yang dikatakan Al-Hafiz.
12
Bulughul Maram # 16/1454
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ مَنْ أََحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ عَلَيْهِ فِي رِزْقِهِ, وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ, فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ } أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ. 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (5985) وعنده:" من سره أن يبسط له" بدلا" من أحب أن يبسط عليه".
Dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu - beliau bersabda: Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda: “Barangsiapa yang ingin agar rezekinya diperluas, dan baginya berilah jejak, agar ia dapat memelihara tali silaturahmi.” Diriwayatkan oleh Al-Bukhari. 1.1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (5985) dan menurutnya: “Barangsiapa yang senang jika diberi sesuatu untuknya” daripada “orang yang ingin diberi sesuatu untuknya.”
13
Bulughul Maram # 16/1455
وَعَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ لَا يَدْخُلُ اَلْجَنَّةَ قَاطِعٌ } يَعْنِي: قَاطِعَ رَحِمٍ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (5984)، ومسلم (2556) والتفسير من سفيان بن عيينة، وهو لمسلم دون البخاري.
Dari hadis Jubayr bin Mut’im – radhiyallahu ‘anhu – dia berkata: Rasulullah – semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya – bersabda: “Tidak seorang pun yang memutuskan tali silaturahmi akan masuk surga,” artinya: dia yang memutuskan tali silaturahmi. Disepakati. Pada dia 1.1 - Sahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (5984) dan Muslim (2556). Penafsirannya dari Sufyan bin Uyaynah, dan itu dari Muslim, bukan Al-Bukhari.
14
Bulughul Maram # 16/1459
وَعَنْ اِبْنِ مَسْعُودٍ - رضى الله عنه - قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -أَيُّ اَلذَّنْبِ أَعْظَمُ? قَالَ: { أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا, وَهُوَ خَلَقَكَ. قُلْتُ ثُمَّ أَيُّ? قَالَ: ثُمَّ أَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ خَشْيَةَ أَنْ يَأْكُلَ مَعَكَ. قُلْتُ: ثُمَّ أَيُّ? قَالَ: ثُمَّ أَنْ تُزَانِيَ حَلِيلَةَ جَارِكَ } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ . 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (4477)، ومسلم (86) وزاد: فأنزل الله -عز وجل- تصديقه: "والذين لا يدعون مع الله إلها آخر ولا يقتلون النفس التي حرم الله إلا بالحق ولا يزنون ومن يفعل ذلك يلق أثاما" الفرقان: 68 .
Atas wewenang Ibnu Masoud radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Saya bertanya kepada Rasulullah - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - dosa manakah yang paling besar? Dia berkata: {Bahwa kamu menyaingi Tuhan, dan Dia menciptakan kamu. Aku bilang lalu apa? Dia berkata: Kemudian kamu membunuh anakmu karena takut dia akan makan bersamamu. Saya berkata: Lalu apa? Beliau menjawab: Lalu kamu berzina dengan pacar tetanggamu. Disepakati. 1 .1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (4477) dan Muslim (86) dan menambahkan: Kemudian Allah SWT menurunkan penegasannya: “Dan orang-orang yang tidak menyeru tuhan lain di sisi Allah, dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah, kecuali dalam kebenaran, dan tidak berzina, dan barangsiapa yang melakukannya, maka ia berdosa.” Al-Furqan : 68.
15
Bulughul Maram # 16/1462
عَنْ جَابِرٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ كُلُّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ } أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ . 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (6021)، ورواه -أيضا- في" الأدب المفرد" (304) بسند لا بأس به، وزاد:" وأن من المعروف أن تلقى أخاك بوجه طلق، وأن تفرغ من دلوك في إناء أخيك".
Atas wewenang Jabir – radhiyallahu ‘anhu – dia berkata: Rasulullah – semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian – bersabda: {Setiap amal adalah amal.} Diriwayatkan oleh Al-Bukhari. 1.1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (6021), dan juga diriwayatkan dalam “Al-Adab Al-Mufrad” (304) dengan risalah yang baik, dan beliau menambahkan: “Sudah menjadi rahasia umum jika bertemu dengan saudaramu dengan wajah ceria, dan mengosongkan embermu ke dalam bejana saudaramu.”
16
Bulughul Maram # 16/1463
وَعَنْ أَبِي ذَرٍّ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ لَا تَحْقِرَنَّ مِنْ اَلْمَعْرُوفِ شَيْئًا, وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ } 11 - صحيح. رواه مسلم (2626).
Atas wewenang Abu Dzar – radhiyallahu ‘anhu – dia berkata: Rasulullah – semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian – bersabda: {Jangan meremehkan sesuatu yang baik, meskipun itu untuk bertemu langsung dengan saudaramu. Talak} 11 - Shahih. Diriwayatkan oleh Muslim (2626).
17
Bulughul Maram # 16/1468
عَنْ اَلنُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -يَقُولُ- وَأَهْوَى اَلنُّعْمَانُ بِإِصْبَعَيْهِ إِلَى أُذُنَيْهِ: { إِنَّ اَلْحَلَالَ بَيِّنٌ, وَإِنَّ اَلْحَرَامَ بَيِّنٌ, وَبَيْنَهُمَا مُشْتَبِهَاتٌ, لَا يَعْلَمُهُنَّ كَثِيرٌ مِنْ اَلنَّاسِ, فَمَنِ اتَّقَى اَلشُّبُهَاتِ, فَقَدِ اِسْتَبْرَأَ لِدِينِهِ وَعِرْضِهِ, وَمَنْ وَقَعَ فِي اَلشُّبُهَاتِ وَقَعَ فِي اَلْحَرَامِِ, كَالرَّاعِي يَرْعَى حَوْلَ اَلْحِمَى, يُوشِكُ أَنْ يَقَعَ فِيهِ, أَلَا وَإِنَّ لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى, أَلَا وَإِنَّ حِمَى اَللَّهِ مَحَارِمُهُ, أَلَا وَإِنَّ فِي اَلْجَسَدِ مُضْغَةً, إِذَا صَلَحَتْ, صَلَحَ اَلْجَسَدُ كُلُّهُ, وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ اَلْجَسَدُ كُلُّهُ, أَلَا وَهِيَ اَلْقَلْبُ } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ . 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (52)، ومسلم (1599).
Dari hadis Al-Nu’man bin Bashir radhiyallahu 'anhu kepada keduanya - dia berkata: Aku mendengar Rasulullah - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - berkata - dan Al-Nu'man membayangkan kedua jarinya Di telinganya: {Sesungguhnya yang diperbolehkan itu jelas, dan apa yang dilarang itu jelas, dan di antara keduanya ada perkara-perkara yang diragukan, yang banyak orang tidak mengetahuinya, maka siapa pun yang takut Kecurigaan, dia telah membersihkan agama dan kehormatannya, dan barangsiapa terjerumus ke dalam keragu-raguan, dia masuk ke dalam keharaman, seperti penggembala yang merumput di sekitar demam, akan jatuh. Di dalamnya, Sesungguhnya setiap malaikat sedang demam, Sesungguhnya Allah menjaga benda suci-Nya, Sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal daging, dan jika sehat, maka tubuh sehat. Semuanya itu, dan jika rusak, maka rusaklah seluruh tubuh, yakni hati. Disepakati. 1.1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (52) dan Muslim (1599).
18
Bulughul Maram # 16/1476
وَعَنْ اَلْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِيكَرِبَ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ مَا مَلَأَ ابْنُ آدَمَ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ } أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ وَحَسَّنَهُ. 1 .1 - صحيح. رواه الترمذي (2380) وتمامه:" بحسب ابن آدم أكلات يقمن صلبه، فإن كان لا محالة فثلث لطعامه، وثلث لشرابه، وثلث لنفسه". والذي في نسخة" شاكر" ونسخة" تركيا":" حسن صحيح" ، ولعل هذا من اختلاف النسخ، والله أعلم، ثم رأيت المزي قال في" التحفة" (8 / 521):" وقال: حسن، وفي بعض النسخ: حسن صحيح".
Dari riwayat Al-Miqdam bin Maadikarib radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Rasulullah - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - bersabda: {Anak Adam tidak pernah mengisi bejana yang lebih buruk dari perut} Itu termasuk dalam Al-Tirmidzi dan digolongkan sebagai hasan. 1 .1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi (2380) dan penyelesaiannya: “Anak Adam menghitung makanan yang menguatkan punggungnya, dan jika tidak dapat dihindari, maka sepertiganya untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga untuk dirinya sendiri.” Yang ada di salinan. Versi “Shakir” dan “Turki”: “Hasan Sahih.” Mungkin ini karena perbedaan versi, dan Tuhan Yang Maha Tahu. Kemudian aku melihat Al-Mazzi berkata dalam “Al-Tuhfa” (8/521): “Dan dia berkata: Hasan, dan dalam beberapa salinan: Hasan Sahih.”
19
Bulughul Maram # 16/1479
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ, فَإِنَّ اَلْحَسَدَ يَأْكُلُ اَلْحَسَنَاتِ, كَمَا تَأْكُلُ اَلنَّارُ اَلْحَطَبَ } أَخْرَجَهُ أَبُو دَاوُدَ 1 .1 - ضعيف رواه أبو داود (4903)، وفي سنده راو مجهول.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Rasulullah - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - bersabda: {Waspadalah terhadap rasa iri hati, karena rasa iri memakan amal shaleh, sebagaimana mereka memakan Api adalah kayunya. Diriwayatkan oleh Abu Dawud 1.1 - Lemah. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (4903), dan dalam rantai penularannya ada seorang perawi yang tidak dikenal.
20
Bulughul Maram # 16/1480
وَلِابْنِ مَاجَهْ: مِنْ حَدِيثِ أَنَسٍ نَحْوُهُ. 1 .1 - برقم (4210) وفي سنده" متروك".
Dan menurut Ibnu Majah : Dari hadits Anas yang serupa dengan itu. 1 .1 - No. (4210) dan dalam rantai penularannya “ditinggalkan.”
21
Bulughul Maram # 16/1482
وَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ اَلظُّلْمُ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ اَلْقِيَامَةِ } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (2447)، ومسلم (2579) وزاد مسلم في أوله:" إن".
Atas wewenang Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu keduanya - dia berkata: Rasulullah - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - bersabda: {Ketidakadilan akan menjadi kegelapan di hari kiamat} Disepakati. 1.1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (2447) dan Muslim (2579). Muslim menambahkan di awal: “Memang.”
22
Bulughul Maram # 16/1483
وَعَنْ جَابِرٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ : { اِتَّقُوا اَلظُّلْمَ, فَإِنَّ اَلظُّلْمَ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ اَلْقِيَامَةِ, وَاتَّقُوا اَلشُّحَّ , فَإِنَّهُ أَهْلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ. 1 .1 - . صحيح. رواه مسلم (2578) وزاد:" حملهم على أن سفكوا دماءهم، واستحلوا محارمهم".
Atas wewenang Jabir radhiyallahu 'anhu - beliau bersabda: Rasulullah bersabda: {Waspadalah terhadap ketidakadilan, karena ketidakadilan akan menjadi kezaliman di hari kiamat, dan waspadalah terhadap kekikiran, karena Dialah yang membinasakan orang-orang sebelum kamu.
23
Bulughul Maram # 16/1486
وَلَهُمَا: مِنْ حَدِيثِ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ عَمْرِوٍ: { وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ } 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (34)، ومسلم (58) ولفظه - كما عند البخاري -:" أربع من كن فيه كان منافقا خالصا، ومن كانت فيه خصلة منهن كانت فيه خصلة من النفاق حتى يدعها: إذا ائتمن خان، وإذا حدث كذب، وإذا عاهد غدر، وإذا خاصم فجر".
Dan bagi mereka : Dari hadits Abdullah bin Amr : {Dan apabila dia bertengkar, dia durhaka} 1.1 - Sahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (34) dan Muslim (58) dan kata-katanya – sebagaimana menurut Al-Bukhari –: “Empat hal: siapa yang di dalamnya adalah seorang munafik murni, dan barang siapa Ada sifat kemunafikan dalam dirinya sampai dia meninggalkannya: jika dia percaya, dia berkhianat, jika dia berbicara, dia berdusta, jika dia membuat perjanjian, dia berkhianat, dan jika dia bertengkar, dia menjadi zalim.”
24
Bulughul Maram # 16/1489
وَعَنْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ - رضى الله عنه - [قَالَ] سَمِعْتُ رَسُولَ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -يَقُولُ: { مَا مِنْ عَبْدِ يَسْتَرْعِيهِ اَللَّهُ رَعِيَّةً, يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ, وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِهِ, إِلَّا حَرَّمَ اَللَّهُ عَلَيْهِ اَلْجَنَّةَ } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (13 / 126- 127 / فتح)، ومسلم (142) واللفظ لمسلم.
Atas wewenang Maqil bin Yasar - radhiyallahu 'anhu - [dia berkata] Saya mendengar Rasulullah - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - mengatakan: {Tidak ada hamba yang dilindungi Tuhan sebagai subjek, yang mati. Pada hari dia meninggal karena menipu umatnya, maka Allah akan mengharamkan baginya surga.” Disepakati. 1.1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (13/126-127/Fath), dan Muslim. (142) Dan kata-katanya Bagi seorang muslim...
25
Bulughul Maram # 16/1495
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -قَالَ: { أَتَدْرُونَ مَا اَلْغِيبَةُ?
قَالُوا: اَللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ.
قَالَ: ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ.
قِيلَ: أَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ?
قَالَ: إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ اِغْتَبْتَهُ, وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فَقَدْ بَهَتَّهُ } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ. 1 .1 - صحيح. رواه مسلم (2589).
قَالُوا: اَللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ.
قَالَ: ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ.
قِيلَ: أَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ?
قَالَ: إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ اِغْتَبْتَهُ, وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فَقَدْ بَهَتَّهُ } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ. 1 .1 - صحيح. رواه مسلم (2589).
Dari riwayat Abu Hurairah – radhiyallahu ‘anhu – bahwa Rasulullah – semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian – bersabda: {Tahukah anda apa itu ghibah? Mereka berkata: Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Dia berkata: Dia menyebut saudaramu dengan cara yang dia tidak suka. Dikatakan: Bagaimana pendapatmu jika ada sesuatu dalam diri saudaraku yang ingin aku katakan? Beliau berkata: Jika apa yang kamu katakan itu benar, maka kamu telah memfitnahnya, dan jika tidak, maka kamu telah memfitnahnya. Fitnahnya} Diriwayatkan oleh Muslim. 1 .1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Muslim (2589).
26
Bulughul Maram # 16/1497
وَعَنْ قُطْبَةَ بْنِ مَالِكٍ - رضى الله عنه - قَالَ: كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -يَقُولُ: { اَللَّهُمَّ جَنِّبْنِي مُنْكَرَاتِ اَلْأَخْلَاقِ, وَالْأَعْمَالِ, وَالْأَهْوَاءِ, وَالْأَدْوَاءِ } أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ , وَصَحَّحَهُ اَلْحَاكِمُ وَاللَّفْظِ لَهُ. 1 .1 - صحيح. رواه الترمذي (3591)، والحاكم (1 / 532). و" الدواء": جمع داء، وهي الأسقام.
Atas wewenang Qutbah bin Malik - ra dengan dia - dia berkata: Rasulullah - semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya - biasa mengatakan: "Ya Tuhan, jauhkan aku dari akhlak yang buruk. Dan perbuatan, keinginan, dan obat-obatan. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi, dan disahkan oleh Al-Hakim dan pengucapannya. 1 .1 - Sahih. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi (3591), dan Al-Hakim. (1/532). Dan “obat”: Bentuk jamak dari disease, yaitu penyakit
27
Bulughul Maram # 16/1498
وَعَنْ اِبْنِ عَبَّاسٍ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ لَا تُمَارِ أَخَاكَ, وَلَا تُمَازِحْهُ, وَلَا تَعِدْهُ مَوْعِدًا فَتُخْلِفَهُ } أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ بِسَنَدٍ فِيهِ ضَعْفٌ. 1 .1 - ضعيف. رواه الترمذي (1995) وفي سنده ليث بن أبي سليم.
Dari riwayat Ibnu Abbas – radhiyallahu ‘anhu kepada mereka berdua – beliau bersabda: Rasulullah – semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya – bersabda: “Jangan bertengkar dengan saudaramu, jangan bercanda dengannya, dan jangan menjadikan dia musuh.” Sebuah janji, lalu kamu mengingkarinya. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi dengan rantai narasi yang lemah.
28
Bulughul Maram # 16/1500
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ : { اَلْمُسْتَبَّانِ مَا قَالَا, فَعَلَى اَلْبَادِئِ, مَا لَمْ يَعْتَدِ اَلْمَظْلُومُ } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ. 1 .1 - صحيح. رواه مسلم (2487).
Dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu - beliau bersabda: Rasulullah bersabda: “Apa yang mereka katakan tidak jelas, maka yang pertama harus melakukannya, selama orang yang tertindas tidak melakukan pelanggaran.” Dia memasukkannya. Muslim. 1.1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Muslim (2487).
29
Bulughul Maram # 16/1501
وَعَنْ أَبِي صِرْمَةَ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ مَنْ ضَارَّ مُسْلِمًا ضَارَّهُ اَللَّهُ, وَمَنْ شَاقَّ مُسَلِّمًا شَقَّ اَللَّهُ عَلَيْهِ } أَخْرَجَهُ أَبُو دَاوُدَ وَاَلتِّرْمِذِيُّ وَحَسَّنَهُ. 1 .1 - حسن. رواه أبو داود (3635)، والترمذي (1940)، وليس عندهما لفظ" مسلما".
Atas wewenang Abu Sarmah - ra dengan dia - dia berkata: Rasulullah - semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya - bersabda: "Barangsiapa menyakiti seorang Muslim, maka Tuhan akan menyakitinya, dan siapa pun yang menentang seorang Muslim, Tuhan akan memecah belah." Atas dia.
30
Bulughul Maram # 16/1506
وَعَنْ أَنَسٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ مَنْ كَفَّ غَضَبَهُ, كَفَّ اَللَّهُ عَنْهُ عَذَابَهُ } أَخْرَجَهُ اَلطَّبَرَانِيُّ فِي
" اَلْأَوْسَطِ". 1 .1 - صحيح بشواهده، وحديث أنس عند أبي يعلى، والدولابي أيضا.
" اَلْأَوْسَطِ". 1 .1 - صحيح بشواهده، وحديث أنس عند أبي يعلى، والدولابي أيضا.
Dari riwayat Anas – radhiyallahu ‘anhu – beliau bersabda: Rasulullah – semoga sholawat dan saw – bersabda: “Barangsiapa yang menahan amarahnya, maka Allah akan menahan siksanya.” Diriwayatkan oleh Al-Tabarani. Di
“Al-Awsat” 1 .1 - Sahih berdasarkan dalil-dalilnya, dan hadits Anas menurut Abu Ya'la, dan juga Al-Dulabi.
31
Bulughul Maram # 16/1511
وَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ مَنْ تَعَاظَمَ فِي نَفْسِهِ, وَاخْتَالَ فِي مِشْيَتِهِ, لَقِيَ اَللَّهَ وَهُوَ عَلَيْهِ غَضْبَانُ } أَخْرَجَهُ اَلْحَاكِمُ وَرِجَالُهُ ثِقَاتٌ. 1 .1 - صحيح. رواه الحاكم (1 / 60)، والبخاري في" الأدب المفرد" (549).
Dari riwayat Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu kepada mereka berdua - dia berkata: Rasulullah - semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian - bersabda: “Barangsiapa yang sombong dalam dirinya dan sombong dalam kiprahnya, Dia bertemu Allah dalam keadaan marah kepada-Nya.
32
Bulughul Maram # 16/1514
وَعَنْ أَبِي اَلدَّرْدَاءِ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ إِنَّ اَللَّعَّانِينَ لَا يَكُونُونَ شُفَعَاءَ, وَلَا شُهَدَاءَ يَوْمَ اَلْقِيَامَةِ } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ. 1 .1 - صحيح. رواه مسلم (2589) (86).
Dari riwayat Abu Darda’ – radhiyallahu ‘anhu – dia berkata: Rasulullah – semoga Allah SWT memberikan doa dan damai sejahtera kepadanya – bersabda: “Sesungguhnya orang-orang yang mengutuk tidak akan menjadi pemberi syafaat atau saksi pada hari kiamat.” } Diriwayatkan oleh Muslim. 1 .1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Muslim (2589) (86).
33
Bulughul Maram # 16/1515
وَعَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ مَنْ عَيَّرَ أَخَاهُ بِذَنْبٍ, لَمْ يَمُتْ حَتَّى يَعْمَلَهُ } أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ وَحَسَّنَهُ, وَسَنَدُهُ مُنْقَطِعٌ. 1 .1 - موضوع. رواه الترمذي (2505) من طريق خال بن معدان عن معاذ. وقال:" حديث حسن غريب، وليس إسناده بمتصل، وخالد بن معدان لم يدرك معاذ بن جبل". قلت: وفي سند محمد بن الحسن الهمداني وهو" كذاب".
Dari hadis Muadh bin Jabal radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Rasulullah - semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya - bersabda: “Barangsiapa mencela saudaranya karena suatu dosa, maka dia tidak akan mati sampai dia melakukannya.” Dia memasukkannya. Al-Tirmidzi mengklasifikasikannya sebagai hasan, namun rantai penularannya terputus. 1 .1 - Dibuat. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi (2505) pada riwayat Khal bin Ma’dan pada riwayat Moaz. Beliau berkata: “Sebuah hadits Hasan Gharib, dan rantai penularannya tidak berkesinambungan, dan Khalid bin Ma’dan tidak Muadh bin Jabal menyusul.” Saya berkata: Dan yang termasuk dalam rantai penularan adalah Muhammad bin Al-Hasan Al-Hamdani, dan dia adalah seorang “pembohong”.
34
Bulughul Maram # 16/1517
وَعَنْ أَنَسٍ - رضى الله عنه - عَنْ اَلنَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم -قَالَ: { كَفَّارَةٌ مَنْ اِغْتَبْتَهُ أَنْ تَسْتَغْفِرَ لَهُ } رَوَاهُ اَلْحَارِثُ بْنُ أَبِي أُسَامَةَ بِسَنَدٍ ضَعِيفٍ. 1 .1 - موضوع ففي سند عنبسة بن عبد الرحمن القرشي، وكان يضع الحديث.
Atas wewenang Anas – radhiyallahu ‘anhu – atas wewenang Nabi – semoga Allah sholawat dan shalawat besertanya – dia bersabda: {Penebusan orang yang kamu ghibah adalah kamu memohon ampun kepadanya} Diriwayatkan oleh Al-Harits bin Abi Usama Dengan rantai penularan yang lemah. 1.1 - Dibuat dalam rantai transmisi Anbasa bin Abdul Rahman al-Qurashi, dan dia biasa mengarang hadits.
35
Bulughul Maram # 16/1518
وَعَنْ عَائِشَةَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا- قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ أَبْغَضُ اَلرِّجَالِ إِلَى اَللَّهِ اَلْأَلَدُّ اَلْخَصِمُ } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ. 11 - صحيح رواه مسلم (2668) ، وزاد في أوله "إن" . والحديث رواه البخاري (7188) فكان الأولى بالحافظ رحمه الله أن يقول : : متفق عليه " .
Atas wewenang Aisha - ra dengan dia - dia berkata: Rasulullah - semoga doa dan damai Allah besertanya - mengatakan: "Manusia yang paling membenci Tuhan adalah musuh yang paling pahit." Diriwayatkan oleh Muslim. 1 1 - Shahih riwayat Muslim (2668), dan beliau menambahkan “dalam” di awal. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Al-Bukhari (7188), maka akan lebih baik jika Hafiz rahimahullah mengatakan: “Setuju.”
36
Bulughul Maram # 16/1519
عَنِ اِبْنِ مَسْعُودٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ, فَإِنَّ اَلصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى اَلْبِرِّ, وَإِنَّ اَلْبِرَّ يَهْدِي إِلَى اَلْجَنَّةِ, وَمَا يَزَالُ اَلرَّجُلُ يَصْدُقُ, وَيَتَحَرَّى اَلصِّدْقَ, حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اَللَّهِ صِدِّيقًا, وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ, فَإِنَّ اَلْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى اَلْفُجُورِ, وَإِنَّ اَلْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى اَلنَّارِ, وَمَا يَزَالُ اَلرَّجُلُ يَكْذِبُ, وَيَتَحَرَّى اَلْكَذِبَ, حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اَللَّهِ كَذَّابًا } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ . 1 .1 - صحيح. رواه مسلم (2668)، وزاد في أوله:" إن" والحديث رواه البخاري (7188) فكان الأولى بالحافظ -رحمه الله- أن يقول:" متفق عليه".
Atas wewenang Ibnu Masoud radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Rasulullah - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - bersabda: {Kamu harus jujur, karena kejujuran membawa pada kebenaran, dan kebenaran Dia akan dibimbing ke surga, dan manusia akan terus mengatakan kebenaran dan mencari kebenaran, sampai dia tercatat sebagai orang yang jujur di sisi Allah. Waspadalah terhadap kebohongan. Sebab berdusta itu membawa kepada maksiat, dan maksiat itu membawa ke Neraka, dan laki-laki itu terus berdusta dan berusaha berdusta, hingga ia dituliskan. Dia pembohong di mata Tuhan. ".
37
Bulughul Maram # 16/1525
وَعَنْ أَبِي مَسْعُودٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ اَلنَّاسُ مِنْ كَلَامِ اَلنُّبُوَّةِ اَلْأُولَى: إِذَا لَمْ تَسْتَحِ, فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ } أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ . 1 .1 - صحيح. رواه البخاري (6120) وأما قول صاحب" السبل" بأن لفظ" الأولى" ليس في البخاري، فهو من أوهامه.
Atas wewenang Abu Masoud - ra dengan dia - dia berkata: Rasulullah - semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya - berkata: "Sesungguhnya di antara hal-hal yang dipahami orang-orang dari kata-kata nubuatan pertama adalah: Jika Malu, maka lakukanlah sesukamu. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari. 1.1 - Sahih. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (6120). Adapun pernyataan penulis "Al-Sabil" bahwa kata tersebut Kata “pertama” tidak ada dalam diri Al-Bukhari, itu adalah salah satu ilusinya.
38
Bulughul Maram # 16/1531
وَعَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ سَلَّامٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ يَا أَيُّهَا اَلنَّاسُ! أَفْشُوا اَلسَّلَام, وَصِلُوا اَلْأَرْحَامَ, وَأَطْعِمُوا اَلطَّعَامَ, وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ, تَدْخُلُوا اَلْجَنَّةَ بِسَلَامٍ } أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ وَصَحَّحَهُ . 1 .1 - صحيح. رواه الترمذي (2485) عن عبد الله بن سلام قال:" لما قدم رسول الله -صلى الله عليه وسلم- المدينة انجفل الناس إليه، وقيل: قدم رسول الله -صلى الله عليه وسلم-. قدم رسول الله -صلى الله عليه وسلم-، فجئت في الطريق لأنظر إليه، فلما استثبت وجه رسول الله -صلى الله عليه وسلم- عرفت أن وجهه ليس بوجه كذاب، وكان أول شيء تكلم به، أن قال فذكره، وقال:" هذا حديث صحيح".
Atas wewenang Abdullah bin Salam - radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Rasulullah - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - berkata: {Wahai manusia! Menebarkan salam, menjaga tali silaturahmi, menyediakan makanan, dan shalat malam saat masyarakat sedang tidur. Anda akan memasuki surga dengan damai. Diriwayatkan olehnya Al-Tirmidzi mengklasifikasikannya sebagai shahih. 1.1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi (2485) dari riwayat Abdullah bin Salam yang berkata: “Ketika Rasulullah SAW datang ke Madinah, orang-orang bergegas ke arahnya, dan dikatakan: Rasulullah SAW datang. Doa dan salam Allah SWT menjadi teguh, saya tahu bahwa wajahnya bukanlah wajah pembohong, dan itu adalah Hal pertama yang dia ucapkan adalah dia menyebutkannya dan berkata: "Ini adalah hadits shahih."
39
Bulughul Maram # 16/1534
وَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ إِنَّكُمْ لَا تَسَعُونَ اَلنَّاسَ بِأَمْوَالِكُمْ, وَلَكِنْ لِيَسَعْهُمْ بَسْطُ اَلْوَجْهِ, وَحُسْنُ اَلْخُلُقِ } أَخْرَجَهُ أَبُو يَعْلَى, وَصَحَّحَهُ اَلْحَاكِمُ . 1 .1 - ضعيف جدا. رواه الحاكم (1 / 124) وفي سنده عبد الله بن سعيد المقبري، وهو" متروك".
Atas wewenangnya beliau bersabda: Rasulullah SAW bersabda: {Sesungguhnya kamu tidak mencari orang dengan hartamu, tetapi hendaklah mereka merasa puas dengan wajah yang baik dan ketampanan. Penciptaan.
40
Bulughul Maram # 16/1537
وَعَنِ اِبْنِ مَسْعُودٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ اَللَّهُمَّ كَمَا أَحْسَنْتَ خَلْقِي, فَحَسِّنْ خُلُقِي } رَوَاهُ أَحْمَدُ وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّان َ 1 .1 - صحيح. رواه أحمد (1 / 403)، وابن حبان (959)، وله شاهد رواه أحمد (6 / 68 و 155) عن عائشة -رضي الله عنها- بسند صحيح." تنبيه": هذا دعاء مطلق يدعو به المسلم في أي وقت شاء، وأما ما ورد في بعض طرق هذا الحديث من تخصيص هذا الدعاء عند النظر في المرآة، فهذا مما لم يصح، وانظر الإرواء رقم (74) لشيخنا علامة العصر -حفظه المولى عز وجل، وأعلى درجته، وكبت شانئيه-.
Atas otoritas Ibnu Masoud - semoga Tuhan meridhoi dia - dia berkata: Rasulullah - semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya - berkata: {Ya Tuhan, sebagaimana Engkau telah menyempurnakan karakterku, maka tingkatkan karakterku} Diriwayatkan oleh Ahmad Diotentikasi oleh Ibnu Hibban 1.1 - Sahih. Diriwayatkan oleh Ahmad (1/403), dan Ibnu Hibban (959), dan mempunyai saksi. Diriwayatkan oleh Ahmad (6/68 dan 155) atas wewenang Aisha – radhiyallahu ‘anhu – dengan rangkaian narasi yang shahih. “Peringatan”: Ini adalah doa mutlak yang harus dibaca oleh seorang Muslim Kapanpun dia mau, dan adapun apa yang disebutkan dalam beberapa hadits hadits ini tentang mengukuhkan doa ini ketika bercermin, itu adalah sesuatu yang tidak shahih, dan lihatlah Al-Irwa' No. (74) oleh Syekh kami, Tanda Zaman - semoga Tuhan Yang Maha Esa menjaganya, mengangkatnya derajatnya, dan menekan segala cacatnya -.
41
Bulughul Maram # 16/1538
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ يَقُولُ اَللَّهُ -تَعَالَى-: أَنَا مَعَ عَبْدِي مَا ذَكَرَنِي, وَتَحَرَّكَتْ بِي شَفَتَاهُ } أَخْرَجَهُ ابْنُ مَاجَهْ, وَصَحَّحَهُ ابْنُ حِبَّانَ, وَذَكَرَهُ اَلْبُخَارِيُّ تَعْلِيقًا . 1 .1 - صحيح. رواه ابن ماجه (3792)، وابن حبان (815) موصولا بسند صحيح، وعلقه البخاري (13 / 499 / فتح) بصيغة الجزم.
Atas wewenang Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Rasulullah - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - berkata - {Tuhan Yang Maha Esa berfirman: Aku bersama hambaku selama dia mengingatkanku, dan aku bergerak Dengan bibirnya. Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, disahkan oleh Ibnu Hibban, dan disebutkan oleh Al-Bukhari dalam tafsirnya. Terhubung ke suatu ikatan Sahih, dan Al-Bukhari mengomentarinya (13/499/Fath) dalam bentuk Jazm
42
Bulughul Maram # 16/1539
وَعَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ مَا عَمِلَ ابْنُ آدَمَ عَمَلاً أَنْجَى لَهُ مِنْ عَذَابِ اَللَّهِ مِنْ ذِكْرِ اَللَّهِ } أَخْرَجَهُ ابْنُ أَبِي شَيْبَةَ, وَالطَّبَرَانِيُّ بِإِسْنَادٍ حَسَنٍ . 1 .1 - ضعيف. رواه ابن أبي شيبة في" المصنف" (10 / 300)، والطبراني في" الكبير" (20 / 166 / 167) حدثنا أبو خالد الأحمر، عن يحيي بن سعيد، عن أبي الزبير، عن طاووس، عن معاذ، به. وزاد:" قالوا ولا الجهاد في سبيل الله؟ قال: ولا الجهاد في سبيل الله. إلا أن تضرب بسفك حتى ينقطع". قلت: وأبو الزبير مدلس، وقد عنعنه، وطاووس لم يسمع من معاذ كما في" المراسيل" لابن أبي حاتم، وإنما حسن الحافظ إسناده من أجل سليمان بن حيان أبي خالد الأحمر، فقد قال عنه في" التقريب":" صدوق يخطئ" وإنما علة الحديث ما سبق من الانقطاع، ولا ينفي ذلك أن يكون قد أخطأ فيه أبو خالد الأحمر، فقد رواه الطبراني في" الصغير" (209) من طريقه، عن يحيي بن سعيد الأنصاري، عن جابر، به!.
Atas wewenang Muadh bin Jabal - radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Rasulullah - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - bersabda: {Anak Adam tidak melakukan pekerjaan apa pun yang menyelamatkannya dari siksa Tuhan. Mengingat Tuhan. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Shaybah dan Al-Tabarani dengan rantai penularan yang baik. 167) Beritahu kami Abu Khaled Al-Ahmar, atas wewenang Yahya bin Saeed, atas wewenang Abu Al-Zubair, atas wewenang Tawoos, atas wewenang Muadh, bersamanya. Dia menambahkan: “Mereka berkata, ‘Bahkan tidak berjihad karena Allah?’ Dia berkata: ‘Bahkan tidak berjihad karena Allah, kecuali jika kamu menyerang dengan pertumpahan darah sampai berhenti.’” Saya berkata: Abu Al-Zubayr adalah seorang munafik, dan dia mengutuknya, dan Tawoos tidak mendengar kabar dari Muadh seperti dalam “Al-Maraseel” oleh Ibnu Abi Hatim, tetapi Al-Hafiz hanya meningkatkan rantai penularannya demi Suleiman bin Hayyan Abi Khaled Al-Ahmar, Dia berkata tentang dia dalam “Al-Taqreeb”: “Dia adalah orang yang jujur dan membuat kesalahan.” Alasan hadits tersebut adalah interupsi yang disebutkan di atas, dan hal ini tidak meniadakan fakta bahwa Abu Khaled Al-Ahmar melakukan kesalahan di dalamnya, sebagaimana meriwayatkan Al-Tabarani dalam “Al-Saghir” (209) atas wewenangnya, atas wewenang Yahya bin Saeed Al-Anshari, atas wewenang Jabir, dengan itu!
43
Bulughul Maram # 16/1544
وَعَنْ جُوَيْرِيَةَ بِنْتِ اَلْحَارِثِ قَالَتْ: قَالَ لِي رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ لَقَدْ قُلْتُ بَعْدَكِ أَرْبَعَ كَلِمَاتٍ, لَوْ وُزِنَتْ بِمَا قُلْتِ مُنْذُ اَلْيَوْمِ لَوَزَنَتْهُنَّ: سُبْحَانَ اَللَّهِ وَبِحَمْدِهِ, عَدَدَ خَلْقِهِ, وَرِضَا نَفْسِهِ, وَزِنَةَ عَرْشِهِ, وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ . 1 .1 - صحيح. رواه مسلم (2726) عن جويرية أن النبي -صلى الله عليه وسلم- خرج من عندها بكرة حين صلى الصبح، وهي في مسجدها، ثم رجع بعد أن أضحى، وهي جالسة، فقال:" ما زلت على الحال التي فارقتك عليها؟ قالت: نعم. قال النبي -صلى الله عليه وسلم-:" لقد قلت.........". الحديث.
Dari hadis Juwayriyah binti Al-Harits, dia berkata: Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam - berkata kepadaku: "Aku mengucapkan empat kata setelahmu, jika dibandingkan dengan perkataanmu." Sejak saat ini, beratnya sama dengan: Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya, sesuai dengan jumlah ciptaan-Nya, kepuasan diri-Nya, berat Arsy-Nya, dan tinta kalimat-Nya. Diriwayatkan oleh Muslim. 1 .1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Muslim (2726) dari riwayat Juwayriyah bahwa Nabi - semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian - meninggalkannya di pagi hari ketika dia shalat subuh, ketika dia berada di masjidnya, kemudian dia kembali setelah dia menyelesaikannya. shalat kurban, ketika dia sedang duduk, dan berkata: "Apakah kamu masih dalam keadaan di mana aku meninggalkanmu? Dia berkata: Ya. Nabi - semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian - berkata: "Saya sudah saya katakan... "Hadits...
44
Bulughul Maram # 16/1546
وَعَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ أَحَبُّ اَلْكَلَامِ إِلَى اَللَّهِ أَرْبَعٌ, لَا يَضُرُّكَ بِأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ: سُبْحَانَ اَللَّهِ, وَالْحَمْدُ لِلَّهِ, وَلَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ, وَاَللَّهُ أَكْبَرُ } أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ . 1 .1 - صحيح. رواه مسلم (2137) وزاد:" ولا تسمين غلامك: يسارا ولا رباحا ولا نجيحا ولا أفلح، فإنك تقول، أثم هو؟ فلا يكون، فيقول: لا".
Dari hadis Samurah bin Jundub radhiyallahu 'anhu - dia berkata: Rasulullah - semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya - bersabda: "Kata-kata yang paling dicintai Tuhan ada empat. Dia tidak akan menyakitimu dengan salah satu dari kata-kata itu." Mulanya: Maha Suci Allah, dan puji bagi Allah, dan tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar. Diriwayatkan oleh Muslim. 1. 1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Muslim (2137) dan menambahkan: “Dan tidak Anda memanggil anak laki-laki Anda: kiri, tidak menguntungkan, sukses, atau makmur. Lalu Anda berkata, apakah dia berdosa? Dan hal itu tidak terjadi, maka dia berkata: “Tidak.”
45
Bulughul Maram # 16/1548
وَعَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- عَنِ النَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم -قَالَ: { إِنَّ اَلدُّعَاءَ هُوَ اَلْعِبَادَةُ } رَوَاهُ اَلْأَرْبَعَةُ, وَصَحَّحَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ . 11 - صحيح. رواه أبو داود (1479)، والنسائي في" الكبرى" (6 / 450). والترمذي (3247)، وابن ماجه (3828)، وزادوا ثم قرأ:" وقال ربكم ادعوني استجب لكم إن الذين يستكبرون عن عبادتي سيدخلون جهنم داخرين" غافر: 60 ، وقال الترمذي:" هذا حديث حسن صحيح".
Atas wewenang Al-Numan bin Bashir - radhiyallahu 'anhu kepada mereka berdua - atas wewenang Nabi - semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian - dia berkata: {Sesungguhnya doa itu adalah ibadah.} Diriwayatkan oleh mereka yang berempat, Dan itu disahkan oleh Al-Tirmidzi. Mereka sombong dalam beribadah kepada-Ku. Mereka akan masuk Neraka dengan keadaan terhina.” Ghafir: 60, dan Al-Tirmidzi berkata: “Ini adalah hadits yang baik dan shahih.”
46
Bulughul Maram # 16/1549
وَلَهُ مِنْ حَدِيثِ أَنَسٍ بِلَفْظِ: { اَلدُّعَاءُ مُخُّ اَلْعِبَادَةِ } 1 .1 - ضعيف رواه الترمذي (3271) وقال:" هذا حديث غريب من هذا الوجه، لا نعرفه إلا من حديث ابن لهيعة". قلت: وهو صحيح بلفظ الحديث السابق، وأما بهذا اللفظ:" مخ" فهو ضعيف.
Dan dia mempunyai hadis dari Anas yang bunyinya: {Doa adalah landasan ibadah} 1.1 - Lemah. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi (3271) dan dia berkata: “Ini adalah hadits yang aneh dari sudut pandang ini, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Ibnu Lahi’ah.” Saya berkata: Ini shahih menurut susunan kata pada hadis sebelumnya, namun untuk susunan kata: “otak” ini lemah.
47
Bulughul Maram # 16/1552
وَعَنْ سَلْمَانَ - رضى الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -{ إِنَّ رَبَّكُمْ حَيِيٌّ كَرِيمٌ, يَسْتَحِي مِنْ عَبْدِهِ إِذَا رَفَعَ إِلَيْهِ يَدَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفَرًا } أَخْرَجَهُ اَلْأَرْبَعَةُ إِلَّا النَّسَائِيَّ, وَصَحَّحَهُ اَلْحَاكِمُ . 1 .1 - صحيح. رواه أبو داود (1488)، والترمذي (3556)، وابن ماجه (3865)، والحاكم (1 / 497).
Atas wewenang Salman – ra dengan dia – dia berkata: Rasulullah – semoga doa dan damai Allah besertanya – bersabda: {Sesungguhnya Tuhanmu Maha Hidup lagi Maha Pemurah. Dia merasa malu terhadap hamba-Nya ketika dia mengangkat tangannya ke arah-Nya. Bahwa dia harus mengembalikannya ke ketiadaan. Diriwayatkan oleh keempatnya kecuali Al-Nasa’i, dan disahkan oleh Al-Hakim. 1 .1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (1488), Al-Tirmidzi (3556), dan Ibnu Majah. (3865), dan Al-Hakim (1/497).
48
Bulughul Maram # 16/1557
وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ: { لَمْ يَكُنْ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -يَدَعُ هَؤُلَاءِ اَلْكَلِمَاتِ حِينَ يُمْسِي وَحِينَ يُصْبِحُ: اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ اَلْعَافِيَةَ فِي دِينِي, وَدُنْيَايَ, وَأَهْلِي, وَمَالِي, اَللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي, وَآمِنْ رَوْعَاتِي, وَاحْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ, وَمِنْ خَلْفِي, وَعَنْ يَمِينِي, وَعَنْ شِمَالِي, وَمِنْ فَوْقِي, وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي } أَخْرَجَهُ النَّسَائِيُّ, وَابْنُ مَاجَهْ, وَصَحَّحَهُ اَلْحَاكِمُ . 1 .1 - صحيح. رواه النسائي في" عمل اليوم والليلة" (566)، وابن ماجه (3871)، والحاكم (1 / 517- 518).
Dari hadis Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu kepada keduanya - beliau bersabda: {Rasulullah - semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian - tidak menghilangkan kata-kata ini di sore dan pagi hari: Ya Tuhan, aku mohon kesejahteraan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan uangku. Ya Tuhan, tutupi kesalahanku, lindungi hal-hal indahku, dan lindungi aku dari Di antara tanganku, di belakangku, di kananku, di kiriku, dan di atasku, dan aku berlindung kepada Keagungan-Mu, agar aku tidak terbunuh dari bawahku. Diriwayatkan oleh Al-Nasa’i dan Ibnu Maghah, dan disahkan oleh Al-Hakim. 1 .1 - Shahih. Diriwayatkan oleh Al-Nasa’i dalam “Pekerjaan Siang dan Malam” (566), Ibnu Majah (3871), dan Al-Hakim (1/517-518).
49
Bulughul Maram # 16/1560
وَعَنْ بُرَيْدَةَ - رضى الله عنه - قَالَ: { سَمِعَ اَلنَّبِيُّ - صلى الله عليه وسلم -رَجُلاً يَقُولُ: اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اَللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, اَلْأَحَدُ اَلصَّمَدُ, اَلَّذِي لَمْ يَلِدْ, وَلَمْ يُولَدْ, وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ. فَقَالَ" لَقَدْ سَأَلَ اَللَّهُ بِاسْمِهِ اَلَّذِي إِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى, وَإِذَا دُعِيَ بِهِ أَجَابَ } أَخْرَجَهُ اَلْأَرْبَعَةُ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ . 1 .1 - صحيح. رواه أبو داود (1493)، والنسائي في" الكبرى" (4 / 394- 395). والترمذي (3475)، وابن ماجه (3857)، وابن حبان (2383).
Atas otoritas Buraydah - ra dengan dia - dia berkata: {Nabi - semoga doa dan damai sejahtera Allah besertanya - mendengar seorang laki-laki berkata: Ya Tuhan, aku mohon kepadamu agar aku bersaksi bahwa Engkau, Tuhan, tidak ada Tuhan selain Engkau, Yang Esa, Yang Abadi, Yang tidak melahirkan, tidak dilahirkan, dan tidak ada yang setara dengan-Nya. Maka dia berkata, “Dia telah meminta kepada Tuhan dengan nama-Nya.” Siapa yang memberi ketika diminta, dan ketika diminta, dia menjawab. (1493), dan Al-Nasa'i dalam “Al-Kubra” (4/394-395). Al-Tirmidzi (3475), Ibnu Majah (3857), dan Ibnu Hibban (2383).
50
Bulughul Maram # 16/1566
وَلِلتِّرْمِذِيِّ: مِنْ حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ نَحْوُهُ, وَقَالَ فِي آخِرِهِ: { وَزِدْنِي عِلْمًا, وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ, وَأَعُوذُ بِاَللَّهِ مِنْ حَالِ أَهْلِ اَلنَّارِ } وَإِسْنَادُهُ حَسَنٌ . 1 .1 - حسن دون هذه الزيادة ؛ إذ في سندها ضعيف، ومجهول. ورواه الترمذي (3599) وغيره. وقال:" هذا حديث حسن غريب".
Dan menurut Al-Tirmidzi: Dari hadits Abu Hurairah yang serupa dengannya, dan beliau berkata diakhirnya: {Dan tambahlah ilmu kepadaku, dan puji syukur kepada Allah dalam setiap keadaan, dan aku berlindung kepada Allah dari keadaan apa pun. Penghuni Neraka} dan rantai penularannya baik. 1.1 - bagus tanpa tambahan ini; Rantai penularannya lemah dan tidak diketahui. Diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi (3599) dan lain-lain, dan dia berkata: “Ini adalah hadits yang baik dan aneh.”