Muwaththa Malik — Hadis #35912

Hadis #35912
وَحَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ حَزْمٍ، أَنَّ غُلاَمًا، مِنْ غَسَّانَ حَضَرَتْهُ الْوَفَاةُ بِالْمَدِينَةِ وَوَارِثُهُ بِالشَّامِ فَذُكِرَ ذَلِكَ لِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَقِيلَ لَهُ إِنَّ فُلاَنًا يَمُوتُ أَفَيُوصِي قَالَ فَلْيُوصِ ‏.‏ قَالَ يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ أَبُو بَكْرٍ وَكَانَ الْغُلاَمُ ابْنَ عَشْرِ سِنِينَ أَوِ اثْنَتَىْ عَشْرَةَ سَنَةً ‏.‏ قَالَ فَأَوْصَى بِبِئْرِ جُشَمٍ فَبَاعَهَا أَهْلُهَا بِثَلاَثِينَ أَلْفَ دِرْهَمٍ ‏.‏ قَالَ يَحْيَى سَمِعْتُ مَالِكًا يَقُولُ الأَمْرُ الْمُجْتَمَعُ عَلَيْهِ عِنْدَنَا أَنَّ الضَّعِيفَ فِي عَقْلِهِ وَالسَّفِيهَ وَالْمُصَابَ الَّذِي يُفِيقُ أَحْيَانًا تَجُوزُ وَصَايَاهُمْ إِذَا كَانَ مَعَهُمْ مِنْ عُقُولِهِمْ مَا يَعْرِفُونَ مَا يُوصُونَ بِهِ فَأَمَّا مَنْ لَيْسَ مَعَهُ مِنْ عَقْلِهِ مَا يَعْرِفُ بِذَلِكَ مَا يُوصِي بِهِ وَكَانَ مَغْلُوبًا عَلَى عَقْلِهِ فَلاَ وَصِيَّةَ لَهُ ‏.‏
Malik meriwayatkan kepadaku dari Yahya ibn Said dari Abu Bakar ibn Hazm bahwa seorang anak laki-laki dari Ghassan sedang sekarat di Madinah sementara ahli warisnya berada di Syam. Hal ini telah disebutkan kepada Umar bin al-Khattab. Dikatakan kepadanya, “Si Anu sedang sekarat. Apakah ia akan mewariskan?” Katanya, “Biarkan dia mewariskan.” Yahya bin Said berkata bahwa Abu Bakar pernah berkata, “Dia adalah seorang anak laki-laki berumur sepuluh atau dua belas tahun.” Yahya berkata, “Dia menghendaki sumur Jusham, dan rakyatnya menjualnya seharga 30.000 dirham.” Yahya mengatakan bahwa ia mendengar Malik berkata, “Cara yang umum disepakati dalam melakukan sesuatu di masyarakat kita adalah bahwa orang bodoh, idiot, atau orang gila yang suatu saat akan sembuh, dapat membuat wasiat jika mereka memiliki cukup akal untuk mengetahui apa yang mereka kehendaki.
Sumber
Muwaththa Malik # 37/1457
Tingkat
Mauquf Daif
Kategori
Bab 37: Wasiat
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya
Topik: #Mother #Death

Hadis Terkait