Misykatul Mashabih — Hadis #37675

Hadis #37675
وَعَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَعْظَمُ النَّاسِ أَجْرًا فِي الصَّلَاةِ أَبْعَدُهُمْ فَأَبْعَدُهُمْ مَمْشًى وَالَّذِي يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الْإِمَامِ أَعْظَمُ أجرا من الَّذِي يُصَلِّي ثمَّ ينَام»
Abu Huraira mengatakan bahwa ketika Utusan Allah ingin mengutuk atau memberkati seseorang, dia berdiri dalam doa setelah rukuk, dan ketika dia berkata, “Allah mendengarkan orang yang memuji-Nya,” dia sering berkata, “Segala puji bagi-Mu, Tuhan kami! Ya Tuhan, selamatkan al-Walid b. al-Walid, Salama b. Hisham dan ‘Ayyash b. Abu Rabi'a.1 Ya Tuhan, injak-injak Mudar dengan kejam dan sebabkan mereka kelaparan seperti itu dari Yusuf,”2 mengatakan itu dengan suara nyaring. Dan kadang-kadang dia berkata di sela-sela shalatnya, “Ya Tuhan, laknatlah si fulan dan si fulan dari suku-suku Arab,” sampai Tuhan mengungkapkan, “Engkau tidak ada hubungannya dengan masalah ini. . . ”3 1. Mereka adalah orang-orang yang dianiaya karena iman mereka dan ditahan. 2. Kelaparan pada zaman Yusuf berlangsung selama tujuh tahun. 3. Al-Qur'an; 3:128. (Bukhari dan Muslim.)
Diriwayatkan oleh
Abu Hurairah (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 4/699
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 4: Bab 4: Shalat
Hadis Sebelumnya Lihat Semua Hadis Hadis Berikutnya

Hadis Terkait