Misykatul Mashabih — Hadis #37709
Hadis #37709
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: بَيْنَمَا رَجُلٌ يُصَلِّي مسبلا إِزَارِهِ قَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اذْهَبْ فَتَوَضَّأ» فَذهب وَتَوَضَّأ ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ رَجُلٌ: يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لَكَ أَمَرْتَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ؟ قَالَ: «إِنَّهُ كَانَ يُصَلِّي وَهُوَ مُسْبِلٌ إِزَارَهُ وَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى لَا يَقْبَلُ صَلَاةَ رَجُلٍ مُسْبِلٍ إِزَارَهُ» . رَوَاهُ أَبُو دَاوُد
Abu Huraira meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda, "Kami orang-orang terakhir yang akan menjadi yang pertama pada hari kebangkitan, padahal kami diberi kitab sebelum kami dan kami diberikan setelah mereka. Oleh karena itu, inilah hari mereka yang diwajibkan bagi mereka (artinya hari Jumat), namun mereka tidak sependapat mengenai hal itu dan Allah memberi petunjuk kepada kami mengenai hal itu. Orang-orang datang setelah kami sehubungan dengan hal itu, orang-orang Yahudi merayakannya pada hari berikutnya dan orang-orang Nasrani pada hari berikutnya."
(Bukhari dan Muslim) Dalam versi Muslim dia berkata, “Kami yang terakhir akan menjadi yang pertama pada hari kebangkitan, dan kami akan menjadi yang pertama masuk surga meskipun . . . ”, dan dia menyebutkan hal serupa sampai akhir. Dalam versi lain yang ditulisnya dari Abu Huraira dan Hudhaifa, mereka melaporkan bahwa Rasulullah bersabda di akhir hadis, “Kami adalah orang-orang terakhir di dunia ini dan akan menjadi orang pertama pada hari kiamat, hal ini telah ditetapkan bagi kami di hadapan semua makhluk.”
Diriwayatkan oleh
Salamah ibn Aqwa (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 4/761
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 4: Bab 4: Shalat