Misykatul Mashabih — Hadis #37708
Hadis #37708
وَعَن عَطاء بْنِ يَسَارٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسلم: «اللَّهُمَّ لَا تجْعَل قَبْرِي وثنا يعبد اشْتَدَّ غَضَبُ اللَّهِ عَلَى قَوْمٍ اتَّخَذُوا قُبُورَ أَنْبِيَائهمْ مَسَاجِد» . رَوَاهُ مَالك مُرْسلا
Ibnu ‘Umar berkata, “Dalam perjalanan aku shalat bersama Nabi dua rakaat pada waktu shalat zuhur dan dua rakaat setelahnya.” Dalam salah satu riwayat beliau bersabda, “Aku shalat bersama Nabi SAW baik saat residen maupun saat bepergian. Saat residen, aku salat bersamanya empat rakaat pada waktu zuhur dan dua rakaat sesudahnya, dan ketika bepergian dua rakaat saat itu dan dua rakaat sesudahnya; dua rakaat pada waktu salat zuhur yang setelahnya ia tidak lagi salat; dan kedua rakaat tersebut ketika residen dan bepergian sama tiga rakaat pada salat magrib, yang mana beliau tidak pernah mengurangi salat baik dalam keadaan diam maupun dalam perjalanan, ini adalah witir di siang hari. Setelah itu beliau salat dua rakaat.”
Tirmidzi menyampaikannya.
Diriwayatkan oleh
Abdullah bin 'Amr bin al-As (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 4/750
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 4: Bab 4: Shalat