Misykatul Mashabih — Hadis #39150
Hadis #39150
وَعَن جَابر بن سَمُرَة أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَتَوَضَّأُ مِنْ لُحُومِ الْغَنَمِ؟ قَالَ: «إِنْ شِئْتَ فَتَوَضَّأْ وَإِنْ شِئْتَ فَلَا تَتَوَضَّأْ» . قَالَ أَنَتَوَضَّأُ مِنْ لُحُومِ الْإِبِلِ؟ قَالَ: «نَعَمْ فَتَوَضَّأْ مِنْ لُحُومِ الْإِبِلِ» قَالَ: أُصَلِّي فِي مَرَابِضِ الْغَنَمِ قَالَ: «نَعَمْ» قَالَ: أُصَلِّي فِي مبارك الْإِبِل؟ قَالَ: «لَا» . رَوَاهُ مُسلم
Hudhaifa mengatakan bahwa dia berdoa bersama Nabi dan bahwa dia berkata ketika rukuk, “Maha Suci Tuhanku yang perkasa”, dan ketika sujud, “Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi”; ketika dia sampai pada ayat yang berbicara tentang rahmat dia berhenti dan berdoa, dan ketika dia sampai pada ayat yang berbicara tentang hukuman dia berhenti dan mencari perlindungan kepada Tuhan.
Tirmidzi, Abu Dawud dan Darimi menyampaikannya. Nasa'i dan Ibnu Majah menyampaikan kepada “Tuhanku Yang Maha Tinggi”. Tirmidzi mengatakan bahwa ini adalah tradisi hasan sahih.
Diriwayatkan oleh
Ibnu Abbas (RA)
Sumber
Misykatul Mashabih # 3/305
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 3: Bab 3: Shalat