Musnad Ahmad — Hadis #45816
Hadis #45816
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَهْدِيٍّ، حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ عُمَرَ، عَنْ مُطَرِّفٍ، عَنْ الشَّعْبِيِّ، عَنْ يَحْيَى بْنِ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ عُمَرَ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ رَآهُ كَئِيبًا فَقَالَ مَا لَكَ يَا أَبَا مُحَمَّدٍ كَئِيبًا لَعَلَّهُ سَاءَتْكَ إِمْرَةُ ابْنِ عَمِّكَ يَعْنِي أَبَا بَكْرٍ قَالَ لَا وَأَثْنَى عَلَى أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَلَكِنِّي سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كَلِمَةٌ لَا يَقُولُهَا عَبْدٌ عِنْدَ مَوْتِهِ إِلَّا فَرَّجَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَتَهُ وَأَشْرَقَ لَوْنُهُ فَمَا مَنَعَنِي أَنْ أَسْأَلَهُ عَنْهَا إِلَّا الْقُدْرَةُ عَلَيْهَا حَتَّى مَاتَ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنِّي لَأَعْلَمُهَا فَقَالَ لَهُ طَلْحَةُ وَمَا هِيَ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ هَلْ تَعْلَمُ كَلِمَةً هِيَ أَعْظَمَ مِنْ كَلِمَةٍ أَمَرَ بِهَا عَمَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَقَالَ طَلْحَةُ هِيَ وَاللَّهِ هِيَ.
Ibrahim bin Mahdi menceritakan kepada kami, Saleh bin Omar menceritakan kepada kami, atas wewenang Mutarrif, atas wewenang Al-Sha'bi, atas wewenang Yahya bin Talha bin Ubaid Allah, atas wewenang ayahnya, Umar radhiyallahu 'anhu, melihatnya murung dan berkata, "Wahai Abu Muhammad, mengapa kamu begitu murung? Mungkin kamu tidak senang dengan urusan sepupumu, maksudnya Abu Bakar." Dia berkata, "Tidak," dan dia memuji Abu Bakar, ra dengan dia, tapi aku mendengar Nabi, semoga doa dan damai Allah besertanya, mengucapkan sebuah kata yang tidak akan diucapkan oleh seorang hamba pun kepada seseorang. Ketika dia meninggal, Allah menghilangkan kesusahannya dan membuat warnanya bersinar, maka tidak ada yang menghalangi saya untuk bertanya kepadanya tentang hal itu kecuali kemampuan untuk mengatasinya sampai dia meninggal dan berkata bahwa Umar radhiyallahu 'anhu berkata kepadanya, "Saya mengetahuinya." Thalhah bertanya kepadanya, “Ada apa?” Umar radhiyallahu 'anhu lalu berkata kepadanya, "Tahukah kamu sebuah kalimat yang lebih agung dari kalimat yang diperintahkan oleh pamannya: "Tidak ada Tuhan selain Tuhan," lalu Thalhah berkata, "Demi Tuhan, itu benar."
Diriwayatkan oleh
Yahya bin Thalhah bin Ubaidullah (RA)
Sumber
Musnad Ahmad # 6/1386
Tingkat
Sahih
Kategori
Bab 6: Bab 6